Keren, Warga Siwalima Bisa Urus Administrasi dari Rumah, WA Kelurahan Saja Beres

“Ya lebih milih tinggal di rumah dan WhatsApp ke kantor kelurahan. Lebih mudah daripada antre. Senang, cepat, lebih mudah, lebih gampang,” ucap salah satu warga Siwalima yang sedang mencoba menggunakan layanan tersebut.


Dobo, suaradamai.com – Sebuah terobosan keren dilakukan Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-pulau Aru, Kepulauan Aru dengan meluncurkan layanan publik berbasis digital melalui WhatsApp (WA).

Layanan publik yang telah diluncurkan baru-baru ini, diberi nama ‘Gwaitartar’ dari bahasa lokal masyarakat yang ada di Selatan Timur Kepulauan Aru. Artinya membantu atau melayani orang lain.

Plh Lurah Siwalima, Mesakh Labok mengatakan, layanan publik berbasis WA ini bertujuan untuk mempermudah urusan masyarakat.

“Jadi masyarakat punya pilihan untuk pertama bisa datang secara langsung di kantor kelurahan, yang kedua bisa mengakses layanan publik kelurahan Siwalima dari rumah melalui platform WA yang sudah kami sediakan dan diluncurkan beberapa waktu lalu,” terang Labok.

Selain itu, ini juga meminimalisir biaya-biaya ATK yang sedang terkendala akibat efisiensi anggaran.

Dalam Gwaitartar ini, ada tiga menu yang bisa diakses masyarakat.

“Yang pertama, masyarakat bisa berkonsultasi. Jadi ada hal-hal yang belum dipahami masyarakat, bisa berkonsultasi di nomor layanan publik,” jelas Labok.

Kemudian ada layanan pengaduan terkait pelayanan publik di kelurahan.

Selanjutnya, masyarakat dapat mengurus keperluan administrasi seperti surat menyurat.

Semua urusan itu dipermudah hanya dengan mengirim pesan WA ke Gwaitartar melalui kontak 08134540090.

“Memang dalam jangka waktu kurang lebih dari seminggu ini, sudah lumayan lah. Ada sebagian besar masyarakat yang sudah mulai mengakses layanan ini dan rata-rata feedbacknya positif. Artinya mereka merasa terbantukan,” ungkap Labok.

Ia mengatakan, pihaknya harus lebih jeli dan semangat untuk mensosialisasikan layanan publik ini kepada masyarakat.

Apalagi kata Labok, WA adalah platform yang paling sederhana dan sudah familiar di masyarakat.

“WA semua kalangan bisa akses. Saya kira sekarang semua orang sudah bisa berkomunikasi menggunakan WA. Baik itu video call maupun pesan. Jadi kami memilih WA karena semua kalangan menggunakan,” ucap Labok.

WA tersebut akan membalas secara otomatis permintaan masyarakat dan diverifikasi.

Labok lantas meminta masyarakat keluaran untuk mulai menggunakan layanan ini dan memberikan feedback untuk pengembangan ke depan.

“Dengan perkembangan teknologi yang semakin maju, semakin memudahkan aktivitas kita, saya pikir kita bisa memanfaatkan ini sebagai peluang,” harap Labok.

Salah satu warga Siwalima yang tengah mencoba fitur tersebut mengatakan, layanan publik berbasis WA ini sangat memudahkan urusan.

“Ya lebih milih tinggal di rumah dan dengan akses internet dan WhatsApp kantor kelurahan lebih mudah daripada antre. Senang, cepat, lebih mudah, lebih gampang,” ucapnya.


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

PT Cakra Mina Perkasa Siap Bangkitkan Sektor Perikanan di Aru, Bupati Ajak Masyarakat Dukung!

"Dengan adanya perusahaan ini, kami berharap dapat meningkatkan perekonomian...

Fossa Imbau 19 Marga di Sumuri Selesaikan Sengketa Tanah Ulayat Secara Adat

Ketua LMA Suku Sumuri, Tadius Fossa, menekankan bahwa SK...

Tanggap Cepat Pemkab Aru Perbaiki Jembatan Darurat Marbali, Kini Dilintasi Warga Tanpa Takut Roboh

“Bersyukur saja pemerintah ini cepat perbaiki, jadi katong sekarang...

Bupati Kaidel: Harus Berpikir Berbeda dan Tidak Biasa untuk Bangun Aru

Denpasar, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel menerima...