PBL AGP Polikant: Mahasiswa Belajar Bisnis Sekaligus Hadirkan Inovasi bagi UMKM Yabes

PBL ini merupakan yang ketiga. Sebelumnya, Polikant telah melaksanakan kegiatan serupa kepada sejumlah pelaku UMKM di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual.


Langgur, suaradamai.com – Program Studi (Prodi) Agribisnis Perikanan (AGP) Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) kembali menggelar kegiatan Project Based-Learning (PBL).

Melalui model pembelajaran ini, pihak kampus menempatkan mahasiswa untuk belajar dalam sebuah proyek lapangan.

PBL ketiga dari Prodi AGP Polikant kali ini menyasar pelaku usaha UMKM Yabes, pembuat kue di Kompleks Perumda, Kelurahan Ohoijang-Watdek, Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku.

Kegiatan yang dilaksanakan selama November-Desember 2025 tersebut, mengangkat tema “Diversifikasi dan Inovasi Produk Olahan Skala Home Industri”.

“Nah untuk kegiatan PBL ini diterapkan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa ini mengenai diversifikasi. Di mana kegiatan ini langsung melibatkan mahasiswa. Jadi mereka mulai dari merancang, melaksanakan sampai mengevaluasi,” jelas Ketua Prodi AGP Polikant, Cawalinya L. Hasyim, kepada suaradamai.com belum lama ini.

Awalnya, lanjut Hasyim, mahasiswa memulai kegiatan dengan melakukan survei. Selanjutnya menyusun proyek dan eksekusi di lapangan. Bersama pelaku UMKM, mahasiswa ikut membuat/memproduksi roti abon ikan, menyiapkan kemasan dan label, hingga memasarkannya.

“Mahasiswa turun langsung ke lapangan ke mitra untuk langsung penyerahan alat terus bantu melakukan produksi roti abon ikan itu. Sampai kemasan sampai mereka jual,” kata Hasyim.

Roti abon ikan merupakan produk terbaru yang mahasiswa hadirkan bagi UMKM Yabes. Sebelumnya, pelaku UMKM hanya membuat roti coklat dan roti pisang.

Dalam skala lokal di Kepulauan Kei, roti abon ikan ini memang jarang ditemui. Lebih banyak didatangkan dari luar daerah. Sehingga produk yang satu ini menjadi produk baru UMKM Yabes.

Hasyim menambahkan, selain melalui PBL, pihaknya berkomitmen meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa melalui ragam model pembelajaran lainnya.

“Selain PBL, praktek, perkuliahan, mahasiswa ini kita aktifkan di berbagai kegiatan lain baik di dalam kampus maupun di luar yang bisa mengembangkan keterampilan sesuai bidang ilmu. Mahasiswa ini juga dilibatkan dalam kegiatan penelitian dan pengabdian dosen,” jelas Hasyim.

Editor: Labes Remetwa


Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Politeknik Perikanan Negeri Tual


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

FGD Polikant Dorong Integrasi Sertifikasi Halal dan Keamanan Pangan di Kepulauan Kei

“Supaya masyarakat bisa mawas diri dalam mengonsumsikan bahan pangan...

PT Cakra Mina Perkasa Siap Bangkitkan Sektor Perikanan di Aru, Bupati Ajak Masyarakat Dukung!

"Dengan adanya perusahaan ini, kami berharap dapat meningkatkan perekonomian...

Fossa Imbau 19 Marga di Sumuri Selesaikan Sengketa Tanah Ulayat Secara Adat

Ketua LMA Suku Sumuri, Tadius Fossa, menekankan bahwa SK...

Tanggap Cepat Pemkab Aru Perbaiki Jembatan Darurat Marbali, Kini Dilintasi Warga Tanpa Takut Roboh

“Bersyukur saja pemerintah ini cepat perbaiki, jadi katong sekarang...