Akibat COVID-19, Kunjungan Wisatawan ke Maluku Tenggara Turun

Tempat wisata di Maluku Tenggara juga sudah dibuka seperti pantai dan hotel.


Ambon, suaradamai.com – Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun menyatakan tingkat kunjungan wisatawan baik lokal dan mancanegara ke objek wisata yang ada di Kabupaten Maluku Tenggara turun hingga hampir 100 persen akibat pandemi COVID-19.

Thaher mengatakan sektor industri pariwisata adalah sektor yang paling terdampak sejak pandemi COVID-19 terjadi dan sejumlah rencana pembangunan yang menjadi program strategis akan dilanjutkan pada tahun 2021.

“Kesempatan ini digunakan untuk memperbaiki sarana prasarana penunjang pariwisata seperti di Pasir Panjang (Ngurbloat). Kemudian membantu masyarakat di ohoi membuat jalan, agar ketika pandemi ini selesai semua fasilitas dapat digunakan,” kata Thaher kepada wartawan di Lobby Kantor Gubernur Maluku, Kamis (26/11/2020).

Thaher mengungkapkan untuk wisatawan lokal tetap ramai dan berjalan berjalan seperti biasa, terutama juga pada hari libur.

Selain itu, tempat wisata di Maluku Tenggara juga sudah dibuka seperti pantai dan hotel.

Selaku pimpinan daerah, dirinya bangga dengan perilaku masyarakatnya yang menjalankan protokol kesehatan dengan baik.

Editor: Labes Remetwa

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

FGD Polikant Dorong Integrasi Sertifikasi Halal dan Keamanan Pangan di Kepulauan Kei

“Supaya masyarakat bisa mawas diri dalam mengonsumsikan bahan pangan...

PT Cakra Mina Perkasa Siap Bangkitkan Sektor Perikanan di Aru, Bupati Ajak Masyarakat Dukung!

"Dengan adanya perusahaan ini, kami berharap dapat meningkatkan perekonomian...

Fossa Imbau 19 Marga di Sumuri Selesaikan Sengketa Tanah Ulayat Secara Adat

Ketua LMA Suku Sumuri, Tadius Fossa, menekankan bahwa SK...

Tanggap Cepat Pemkab Aru Perbaiki Jembatan Darurat Marbali, Kini Dilintasi Warga Tanpa Takut Roboh

“Bersyukur saja pemerintah ini cepat perbaiki, jadi katong sekarang...