AMGPM Daparu Mengabdi, Bupati Kaidel: Transformasi untuk Masyarakat Jar Garia

‎ ‎”Kiranya kegiatan ini bermanfaat bagi gereja, masyarakat, dan daerah,” harapan Bupati Kaidel.


‎Dobo, suaradamai.com – Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Daerah Pulau-pulau Aru (Daparu) melaksanakan kegiatan pengabdian di Cabang Cahaya Utara pada 31 Juli – 2 Agustus 2026.

‎AMGPM Daparu Mengabdi dengan tema ‘Sejuta Cinta untuk Cahaya Utara’ menyasar tiga desa yakni Langhalau, Waifual, dan Gumsey.

‎Sejumlah kegiatan yang dilaksanakan antara lain bimbingan belajar, pelatihan kreativitas dan keterampilan, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga ibadah etnik dan malam pentas seni yang berpusat di Gumsey.

‎Untuk menyukseskan pengabdian ini, AMGPM Daparu berkolaborasi dengan mahasiswa dan dosen dari PSDKU Aru, Rumah Sastra Arafura (RSA), tenaga kesehatan, dan tentunya bersama potensi AMGPM di jemaat setempat.

‎Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, diwakili Staf Ahli Bidang Administrasi dan Keuangan, Agustinus Fatlolon yang hadir saat pembukaan acara mengatakan, kegiatan ini selain berdampak pada gereja dan umat, juga menunjukan kontribusi AMGPM sebagai mitra pemerintah.

‎”Dalam membangun karakter generasi muda, memperkuat moralitas, dan menumbuhkan kesadaran sosial di tengah masyarakat,” ucap Bupati Kaidel, disampaikan Fatlolon.

‎Lanjutnya seperti dipesankan bupati, AMGPM tidak cukup hanya kepada kegiatan keagamaan, tetapi sejauh mana generasi muda diubahkan.

‎”Teruslah berinovasi di era digital dan bersinergi dengan pemerintah dalam memberdayakan masyarakat, serta menjaga kerukunan antar umat beragama di Kepulauan Aru,” pesan Bupati Kaidel.

‎Kaidel mengapresiasi kegiatan pengabdian tersebut dan berharap AMGPM Daparu menjadi agen transformasi di tengah kehidupan masyarakat Jar Garia.

‎”Kiranya kegiatan ini bermanfaat bagi gereja, masyarakat, dan daerah,” tutupnya.

‎Diketahui, AMGPM Mengabdi merupakan bentuk pengabdian nyata AMGPM Daparu kepada masyarakat melalui pelayanan di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.


Bagikan:

Populer

Artikel terkait

Wali Kota Ambon Minta Generasi Muda Kritis secara Santun: Kritik Pemerintah dengan Etika, Bukan Caci Maki

Wattimena mengibaratkan tata kelola pembangunan Kota Ambon seperti sebuah...

Peringati Hari Masyarakat Adat, OMK Bintuni Tanam Mangrove di Masina

Puluhan anak muda Katolik turun ke Kampung Masina, menanam...

Bupati Kaidel Kenakan Lia Lia, Yuk Intip Warisan Leluhur Aru yang Tak Ditelan Zaman Ini!

Hingga saat ini, Lia lia masih digunakan oleh masyarakat...

Kontraktor OAP Teluk Bintuni Tolak Asosiasi Luar Kerja di Daerah

Kontraktor asli Papua asal Teluk Bintuni buka suara. Mereka...