Disdikbud Tual Terapkan Pembelajaran Online dan Offline

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Di area perkotaan pun masih ada yang menggunakan metode offline.


Tual, suaradamai.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tual menerapkan dua metode pembelajaran yaitu pembelajaran online dan offline pada setiap jenjang pendidikan, mulai dari tingkat TK/PAUD, SD hingga SMP.

“Penyelenggaraan pendidikan secara online memungkinkan hanya dapat dilakukan oleh siswa-siswi pada tingkat SMP, namun pembelajaran yang dilaksanakan lebih sering menggunakan sistim offline dimana guru mendatangi siswa di rumahnya masing-masing,” jelas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tual M. Zein Renhoat ketika ditemui suaradamai.com di ruang kerjanya, Kamis (30/4/2020).

Pembelajaran online maupun offline sudah diterapkan sejak 14 Maret 2020 lalu hingga saat ini. Covid-19, lanjut Zein, mempunyai dampak yang cukup besar terhadap pelaksanaan pendidikan, kegiatan belajar mengajar tidak lagi dilaksanakan di sekolah tetapi dari rumah.

Pemberlakuan belajar dari rumah guna memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kota Tual.

“Nah ini otomatis aktvitas belajar itu kalo dibandingkan dengan belajar secara normal memang itu agak jauh (kurang efektif) tetapi tidak jadi masalah karena kondisi seperti itu,” ujarnya.

Sekalipun belajar dari rumah tidak terlalu efektif menurut Zein, mau tidak mau inilah satu-satunya cara yang bisa diterapkan agar para siswa bisa belajar. “Meskipun mereka belajar dari  rumah tetapi proses belajar mengajar jalan terus,” tambahnya.

Zein menjelaskan, belajar secara online dilaksanakan melalui komputer dan handphone android yang memiliki koneksi internet. Sedangkan untuk pembelajaran offline, siswa-siswi diberi tugas, soal-soal dan materi untuk dikerjakan di rumah masing-masing. Metode offline banyak diterapkan di desa-desa dan pulau-pulau yang belum memiliki akses internet, ada juga di kota.

“Jangankan di desa-desa, di Kota juga. Guru yang langsung turun ke rumah. Kalo di pulau-pulau otomatis mau dan tidak mau mereka harus nenempuh pembelajaran dari rumah secara offline karena memang di sana tidak ada jaringan internet,” paparnya.

Zein berharap, walaupun pembelajaran dari rumah namun mutu pendidikan harus dipertahankan bahkan ditingkatkan.

“Kepada guru-guru, saya berharap sekalipun kita berada pada kondisi yang tidak baik, tetapi semangat untuk mencerdaskan anak bangsa tetap digelorakan. Dengan cara apa saja, yang penting pendidikan itu bisa dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Editor: Labes Remetwa


Penyelenggaraan pendidikan di Kota Tual dilaksanakan dengan dua metode, yaitu online dan offline.

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ronald Tethool

Sosok inspiratif yang berhasil memajukan pariwisata Ngurbloat, Kepulauan Kei, Maluku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU