Dospulkam IPB 2025: Melatih Guru di Kediri tentang Integrasi Gizi Seimbang dengan Pendekatan EcoFun

EcoFun adalah salah satu saluran atau media yang digunakan dalam gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH).


Bogor, suaradamai.com – Sebanyak empat dosen IPB University menggelar kegiatan pengabdian dengan tema “Integrasi Gizi Berbasis Ecology Funnel (EcoFun)” di dua sekolah dasar (SD) di Kediri, Jawa Timur.

Dua sekolah tersebut adalah SDN Burengan 2 Kecamatan Pesantren dan SD Plus Rahmat Kecamatan Kota. Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim (DPMA) IPB University.

Sebagai informasi, EcoFun merupakan saluran perubahan perilaku salah satu dari 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH), yaitu makan sehat dan bergizi serta pencapain salah satu dimensi profil lulusan sekolah dasar yaitu kesehatan.

EcoFun mencakup berbagai komponen ekosistem sekolah, yaitu a) komponen sekolah yang diwakili oleh kepala sekolah dan bagian kurikulum; b) komponen interpersonal, yang diwakili oleh guru, baik guru kelas 1-6 maupun guru mata pelajaran PAI (Pendidikan Agama Islam) dan PJOK (Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan); c) komponen kebijakan, yang diwakili oleh Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan. 

Rangkaian kegiatan diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) pada 20 Juni 2025 di SDN Burengan 2, yang melibatkan komponen EcoFun dari dua sekolah tersebut.

Diskusi bersama ini memperkuat komitmen melanjutkan program Gerakan Makan Sayur (GEMAYUR) sebagai bagian dari integrasi gizi berbasis pendekatan Ecology Funnel.

FGD ini juga menghasilkan kolaborasi awal antara sekolah, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan tim pengabdian dosen pulang kampung

Selanjutnya, pada Kamis (10/7/2025) di SD Plus Rahmat, dilakukan sosialisasi integrasi gizi seimbang dalam pembelajaran.

Sosialisasi dimaksudkan sebagai upaya memperkuat peran guru dalam pembelajaran gizi yang menyenangkan dan kontekstual.

Dalam sosialisasi ini, tiga narasumber dari IPB University hadir memberikan materi secara interaktif.

Mereka adalah Dr. Ir. Cesilia Meti Dwiriani, MSc, yang menjelaskan pentingnya membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Selanjutnya Dr. Ir. Siti Amanah, MSc., yang mengajak guru menjadi agen perubahan dalam menumbuhkan budaya makan sehat dan bertanggung jawab, termasuk mengurangi sisa makanan.

Kemudian, Ketua Tim Posulkam, Dr. Ir. Yayuk Farida Baliwati, MS., memberikan panduan praktis tentang cara mengintegrasikan pesan-pesan gizi ke dalam pelajaran di kelas sesuai fase perkembangan anak.

Para guru dari kedua sekolah terlihat antusias. Mere berdiskusi, menyampaikan pengalaman dan tantangan saat menerapkan pembelajaran gizi.

“Materi integrasi ini sangat penting untuk dimiliki dan diterapkan oleh setiap guru. Bagi saya sebagai guru PAI, nilai-nilai menjaga makanan yang baik, halal, dan bergizi sejalan dengan ajaran Islam, karena di dalam ajaran Islam diajarkan untuk menjaga kesehatan tubuh,” ujar Abdul Aziz, guru PAI SDN Burengan 2.

Para narasumber mengapresiasi semangat para guru yang ingin menjadikan pembelajaran gizi sebagai bagian dari budaya sekolah.

Dr. Cesilia menyampaikan bahwa “Anak perlu contoh dan pengalaman langsung untuk membentuk kebiasaan makan sehat, bukan hanya teori. Kebiasaan ini penting ditanamkan sejak SD karena anak sedang tumbuh dan belajar aktif. Kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung gizi seimbang tanpa sisa makanan”.

Sosialisasi ditutup dengan sesi refleksi, post-test, dan foto bersama sebagai simbol komitmen bersama.

Para peserta membawa semangat “Makan Sehat Berkelanjutan” sebagai bagian dari penguatan karakter dan kebiasaan baik di sekolah. Integrasi gizi dalam pembelajaran sejak dini bukan lagi sekadar wacana, tetapi langkah nyata untuk Optimalisasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, dalam proses pembelajaran.

Editor: Labes Remetwa


Bagikan:

Populer

Artikel terkait

Keluarga Besar Polikant Sambut Hangat Direktur Baru, Mahasiswa Harap Kampus Lebih Maju

“Saya sekali lagi berharap kepada kita sekalian supaya mari...

Satgas Pangan Polres Teluk Bintuni Operasi Pasar: Pastikan Stok Bapok Aman Hingga Idul Fitri

Operasi tersebut menyasar sejumlah distributor dan pelaku usaha ritel.Bintuni,...

Kepemimpinan Transparan, Sekolah Lebih Bermutu

Oleh Paulus Berakmans RettobDi banyak sekolah di Indonesia, kualitas...

Jumat Bersih Pemkab Aru Tingkatkan Kebersihan Lingkungan, Ajak Warga Buang Sampah Pada Tempatnya

“Kalau seng (tidak) nanti katong seng sehat dan bisa...