Musda ini bukan hanya soal suksesi kepemimpinan, tetapi juga momentum untuk memperkuat posisi perawat dalam sistem pelayanan kesehatan daerah.
Bintuni, suaradamai.com – Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kabupaten Teluk Bintuni menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-2.
Kegiatan ini berlangsung di Gedung Evano Glacillia, Awarepi, Distrik Bintuni Timur, Papua Barat, Sabtu (19/7/2025).
Musda yang digelar selama satu hari ini menjadi forum penting untuk menentukan arah organisasi lima tahun ke depan, khususnya dalam memilih ketua dan pengurus baru.
Ketua Panitia Musda II, Sergius Kawyan, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan telah dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan strategis organisasi.
Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan peserta, termasuk perwakilan dari DPW PPNI Papua Barat, pemerintah daerah, organisasi terkait, serta para anggota PPNI yang aktif di berbagai fasilitas kesehatan di Teluk Bintuni.
Dalam sambutannya, Ketua DPD PPNI Teluk Bintuni Yeremia Manibuy menyampaikan, Musda ini bukan hanya soal suksesi kepemimpinan, tetapi juga momentum untuk memperkuat posisi perawat dalam sistem pelayanan kesehatan daerah.
Ia menambahkan, kualitas sumber daya manusia perawat harus terus ditingkatkan. Namun peningkatan tersebut juga harus dibarengi dengan kesejahteraan perawat, baik ASN, PPPK, maupun tenaga honorer.
“Mungkin dalam pemilihan Ketua PPNI yang baru, itu harus kita perjuangkan untuk kesejahteraan perawat,” ujar Manibuy.
Selain pemilihan pengurus, Musda juga menjadi ajang konsolidasi organisasi untuk memperkuat kolaborasi antara DPD dan DPW PPNI Papua Barat, serta membangun hubungan yang lebih sinergis dengan pemerintah daerah.
Editor: Labes Remetwa





