Rabu, September 30, 2020
Beranda Covid-19 Dukung Gugus Tugas Tuntaskan Covid-19 di Maluku

Dukung Gugus Tugas Tuntaskan Covid-19 di Maluku

AMBON- Personil Kompi 1 Batalyon A Pelopor yang tergabung dalam Satuan Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 meminta fokus dukungan penuh masyarakat terhadap penanganan Covid-19 yang saat ini gencar digalakkan oleh Pemerintah Daerah Maluku, Senin (29-06-2020).

Fokus utama pemerintah saat ini adalah menekan angka penyebaran Covid-19. Pasalnya dari hari ke hari jumlah mereka yang terkonfimasi positif makin banyak dan nyaris menyentuh angka 1.000 kasus. Olehnya itu diperlukan kesadaran dan kediplinan semua elemen masyarakat untuk tetap patuh dengan protokoler kesehatan Covid-19 terlebih saat PSBB sudah diterapkan selama seminggu terakhir di daerah ini.

Daerah saat ini lebih membutuhkan solusi ketimbang ribut persoalan polemik Covid-19. Masyarakat mestinya lebih fokus mendukung semua strategi pemerintah memutus mata rantai covid-19.

Bripka D. Lulubay selaku Dantim yang membawahi Personil Brimob di Pos Perbatasan Kota Ambon dengan Maluku Tengah, saat ditemui mengatakan bahwa “sejauh lebih banyak wacana yang berkembang ketimbang dukungan kepada pemerintah dalam hal ini gugus tugas untuk segera menyelesaikan virus covid-19. Kami hanya ingin beri keyakinan kepada masyarakat jangan terpancing dengan isu dan hoax yang ramai beredar di masyarakat. Ada sumber dan informasi yang valid yang dapat masyarakat bisa pedomani” ujar dia.

Di tambahkan oleh D. Lulubay “kita semua sudah cukup menderita akibat pandemi Covid-19, setelah PKM (Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang kemudian ditingkatkan menjadi PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) kita sudah tidak leluasa untuk beraktifitas seperti dulu karena waktunya diatur sedemikian rupa oleh pemerintah. Namun ini ditempuh demi kebaikan kita bersama. Masyarakat cukup patuh saja” tutupnya.

Sukses dan gagalnya PSBB semua berpulang kepada kedisiplinan masyarakat untuk patuh akan protokol yang ditetapkan oleh pemerintah. Semakin displin maka semakin tinggi pula harapan untuk PSBB berhasil. Namun jika masyarakat lebih percaya akan hoax dan isu yang tidak jelas sumbernya beritanya maka segala upaya yang ditempuh pemerintah akan sia-sia. (Chintia Samangun)

1 KOMENTAR

  1. Local lock daun adalah upaya positif yng harus didukung, tetapa diharapkan agar pemerintah daerah wajib turur memantau tata cara melakukan local lock down itu sendri, baik dari * * penentuan waktu (dari Pkl… – ….)
    *portal yang di pakai ( layak sesuai aturan lalu lintas, bukan asal2lan )
    *dan juga protokol kesehatn yng d terapkan pada pos jga..
    *serta Sosialisasi yng baik bagi setiap pengguna jalan.

    NB. kurang lebih ada 3 kecelakaan tunggal yng terjadi pada hari pertama pemberlakuan local lock down d ohoi kolser, di akibatkan karena pemasangan portal yang tidak sesuai denga standar keaman .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ARTIKEL TERPOPULER

Pemkot Tual Pulangkan 254 Pelaku Karantina: Terbanyak Mahasiswa

Wali Kota memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menasihati pelaku karantina yang sebagian besar adalah pelajar mahasiswa.

Pengukuhan Rat Merohoinean Berlangsung “Maryadat”

Sebelum prosesi pengukuhan, tetua adat melakukan ritual pembersihan dan penyucian dalam tiga ritual berbeda.

Kerajinan Tangan Warga Ohoiren Perlu Inovasi

Kerajinan tangan lokal mulai mengalami kemunduran karena tidak ada inovasi. Langgur, suaradamai.com – Industri kreatif seperti kerajinan tangan...

Tahun 2021, Warga Ohoi Wermaf Miliki Rumah Layak Huni

Pemerintah Ohoi (Desa) Wermaf tidak tanggung-tanggung mengalokasikan anggaran jumbo untuk rehab rumah warga. Elat,...

KOMENTAR TERBARU