Empat Negeri Adat di Kecamatan Amahai Gelar Deklarasi Damai

Malteng, Suaradamai.com  – Latupati dan empat negeri adat yakni Amahai, Rutah, Sepa dan Tamilouw menggelar pertemuan bersama untuk menyampaikan deklarasi damai di Empat Negeri di Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (28/4/2023) deklarasi damai.

Pertemuan dengan tema “Melalui pertemuan bersama tokoh-tokoh adat negeri Amahai, Rutah,Sepa dan Tamilouw serta pemerintah dan aparat keamanan kita ciptakan situasi yang aman dan harmonis di Kecamatan Amahai Kabupaten Malteng” berlangsung di pusatkan di Balai Kantor Negeri Rutah Kecamatan Amahai Kabupaten Malteng.

Dalam pernyataan deklarasi damai menyampaikan ” Kami tokoh-tokoh adat negeri Amahai, Rutah Sepa dan Tamilouw siap membantu pemerintah dan aparat kemanan dalam menjaga serta memelihara Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah”.

Pertemuan dan sekaligus deklarasi damai ini guna menyikapi situasi Kamtibmas di wilayah hukum Kabupaten Maluku Tengah, sekaligus  meredam situasi pasca aksi ricuh selesai perhitungan suara di KPUD Malteng yang berimbas pada aksi palang jalan antar ke empat negeri adat tersebut.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua Latupati Maluku Tengah,  Muhammad Jen Amahoru, Wakapolsek Amahai Iptu Yongki silawane. Sementara itu  tokoh-tokoh negeri adat Raja Negeri Tamilouw Upu Sukardi Tomagola,  Pejabat Negeri Rutah  Efendi R Latuconsina, Sekertaris Pemerintah negeri Sepa Bapak  Abdullah Sopalattu dan Saniri negeri Amahai Sernik Lernaya.

Wakil ketua Latupati Malteng  Muhammad Jen Amahoru dalam himbauannya mengajak bersama  menjaga dan pertahankan kerukunan hidup orang Basudara negeri-negeri adat yang berada di kecamatan Amahai ini supaya tetap aman dan damai.

“Apabila ada permsalahan antar negeri di kecamatan Amahai mari kita sebgai tokoh di negeri secepatnya dapat menyelesaikan dengan baik dan tuntas agar tidak berlarut larut sehingga dapat berimbas ke arah yang lebih besar,” ajaknya.

Menurutnya, pasca aksi ricuh yang berimbas pada aksi palang jalan karena itu pererat kembali hubungan silahturahmi yang harmonis dantoleransi antar umat beragama karena saat ini telah memasuki perayaan paskah  dan kedepan kita akan merayakan hari raya Idhul Fitri 1445 H. Semoga dapat berjalan dengan aman dan damai.

“Saya pribadi mengucapkan terima kasih kepadasegenap Raja-raja dan saniri  atau staf negeri atas peranan yang suadah dilakukan selama ini demi negeri yang aman damai dan rukun,” ungkapnya.

Sementara itu Wakapolsek Amahai IPTU Yongki Silawane, juga menyampaikan  terima kasih kepada Negeri-negeri yang telah datang untuk hadir di Balai Desa Rutah, terimakasih kepada pejabat desa Rutah Bpk Efendi R. Latuconsina yang telah memberikan dukungan dengan menyiapkan tempat dan ruang dalam memperlancar kegiatan ini.

“Kita menjaga Kamtibmas dalam bulan ramadhan sampai nanti pada lebaran Idhul fitri demi negeri-negeri di kecamatan Amahai agar tetap aman dan damai sehingga saya pun berharap semua negeri juga dapat membantu dan mengambil peran, untuk menjaga dan membina masyarakat, agar tidak mudah terprovokasi dan terhasut dengan kepentingan oknum atau kelompok tertentu yang dapat berdampak pada konflik antar negeri Seperti yang terjadi pasca perhitungan suara di KPUD Malteng beberapa waktu lalu,” harapnya.

Ia mengatakan baginya salah paham yang berhujung pada aksi Pemalangan jalan baik antara Amahai dan Tamilouw maupun Rutah  dengan Sepa agar dijadikan masalah tersebut sebagai pelajaran berharga agar tidak terulang kembali. “saya merespon baik negeri-negeri yang langsung cepat dalam menanggapi permasalahan tersebut sehingga kejadian tersebut tidak berlarut larut dan berimbas pada aksi yang lebih besar,”katanya.

Ia berharap aparat kemanan dari Polsek Amahai menghimbau agar setiap permaslahan agardapat diselesaikan bersama kompenen negeri dan selalu  berkoordinasi dengan pihak Kepolisian.

“Harapan kami agar kedepan jangan lagi ada aksi tutup jalan karena jalan raya merupakan fasilitas umum milik negara yang diperuntuhkan untuk kepentingan masyarakat secara umum, apabila aksi tutup jalan terus terjadi maka akan berdampak pada negeri atau desa  lain sehingga aktifitas masyarakat,”harapnya.

Bagikan:

Populer

Artikel terkait

Wabup Djumpa Jagokan Argentina, Bupati Kaidel Merah Putih di Dada

‎Kehadiran Wabup Djumpa dengan jersey La Albiceleste sontak disorakin...

Mozes Rudy Timisela Serahkan SK Depicab SOKSI Teluk Bintuni

Mozes Rudy F. Timisela pilih hadir langsung untuk menyerahkan...

Bupati Manibuy Tunjuk Jandry Salakory Pimpin Dishub Teluk Bintuni

Salakory menggantikan Andarias Tomi Tulak yang berpindah tugas ke...