Hanubun Ingatkan Kembali Penggunaan Bahasa Kei Saban Jumat

Melalui surat edaran, Bupati Hanubun telah mewajibkan penggunaan bahasa Kei di instansi pemerintah setiap Jumat, mulai sejak Januari 2019 lalu.


Langgur, suaradamai.com – Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun mengingatkan kembali penggunaan bahasa Kei setiap hari Jumat.

Hal itu ia ingatkan kepada pejabat pemerintah, para kepala sekolah, dan sejumlah masyarakat yang hadir dalam acara Rapat Koordinasi (Rakor) DAK Fisik Reguler Bidang Pendidikan di Aula Kantor Bupati, Jumat (3/6/2022).

Bupati memulai sambutannya dengan langsung berbahasa daerah. Ia menjelaskan tentang penerimaan DAK yang turun drastis dari Rp58 miliar pada tahun 2020 menjadi Rp18 miliar pada 2022.

“2020 i, did DAK ya miliar lim i waw (Rp58 miliar) … Tahun en i ya (2020), DAK terbesar na’a Maluku. Na ba ti te, ensavaldi, na stubur, na su. Tahun en i ya (2022) miliar vut i waw mehe (Rp18 miliar),” ungkap Bupati dengan berbahasa Kei.

Hanubun masih menggunakan bahasa Kei selama 7 menit pertama dalam sambutannya. Ia menjelaskan alasan penerimaan DAK yang turun drastis karena penyerapan anggaran yang lemah dan meminta semua pihak mengawasi semua proyek pembangunan.

“Semua dinas, kalo bikin acara di hari Jumat, ya yang diundang harus mengerti bahasa Kei, dan panitianya harus berbahasa Kei,” tegas Bupati. “Ditegaskan bahwa setiap hari Jumat, harus berbahasa Kei.”

Hanubun juga menegaskan kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk mewajibkan seluruh sekolah tingkat TK, SD, dan SMP, harus berbahasa Kei saban Jumat.

Sebelumnya, melalui surat edaran, Bupati Hanubun telah mewajibkan penggunaan bahasa Kei di instansi pemerintah setiap Jumat, mulai sejak Januari 2019 lalu. Kebijakan ini diambil untuk menjaga dan melestarikan bahasa Kei.

Sementara itu, baru pada Februari 2022, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim, memasukkan Bahasa Kei dalam program revitalisasi bahasa daerah.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU