Hurasan: 2024 Kebutuhan Tenaga Penyuluh Meningkatkan

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Jika tenaga penyuluh itu sudah pensiun, maka secepatnya harus dilakukan perekrutan guna menutupi kekurangan tenaga penyuluh tersebut.


Ambon, suaradamai.com  – Tenaga penyuluh pertanian di Provinsi Maluku jumlahnya masih sangat minim hingga saat ini, padahal kehadiran penyuluh sangat berperan dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

Sekertaris Komisi II DPRD Maluku, Ruslan Hurasan di Baileo Karang Panjang Ambon, Rabu (7/6/2023) mengatakan. Di tahun 2024 kebutuhan tenaga penyuluh kita akan semakin meningkat karena ada sebanyak 40 persen yang sudah pensiun.

Jika tenaga penyuluh itu sudah pensiun, maka secepatnya harus dilakukan perekrutan guna menutupi kekurangan tenaga penyuluh tersebut.

“Karena kenyataannya setiap satu penyuluh pertanian bertanggung jawab untuk satu desa, namun masih berbanding terbalik dengan kenyataan di lapangan.” terangnya.

Ia menyampaikan. Untuk sekarang hampir 435 tenaga penyuluh kita yang tersedia, yang dibutuhkan itu adalah 805 tenaga penyuluh.

“Oleh karena itu kami meminta Kementerian pertanian untuk perencanaan APBN nanti menyiapkan anggaran untuk tenaga penyuluh kita di provinsi Maluku.” Kata dia.

Hurasan mengatakan. Jadi untuk penyampaian aspirasi kita ke pusat salah satu yang akan kita bawakan mengenai urgensi kurangnya tenaga penyuluh pertanian di Maluku.

“Jadi ada dua fokus yang akan kita bicarakan, bisa di take over lewat APBN sebagian bisa nanti kita bicarakan dalam perencanaan APBD tahun 2024.” Katanya.

Menurutnya. karena selama ini yang  melakukan rekrutmen adalah pemerintah provinsi dan Pemerintah pusat di bawah Kementerian Pertanian.

“Oleh sebab itu akan kita maksimal dalam penyampaian aspirasi kami yang dijadwalkan bakal digelar dai tanggal 7 hingga 8 Juni.” Demikian Hurasan.


Baca juga:

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ronald Tethool

Sosok inspiratif yang berhasil memajukan pariwisata Ngurbloat, Kepulauan Kei, Maluku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU