HUT ke-73 IKAHI, Hakim di Maluku Tegaskan Nol Toleransi Korupsi

Ambon, suaradamai.com — Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) Wilayah Maluku menggelar rangkaian kegiatan sosial dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73, sekaligus menegaskan komitmen menjaga integritas di lingkungan peradilan.

Kegiatan tersebut diisi dengan bakti sosial hingga jalan sehat yang melibatkan seluruh unsur peradilan di Maluku.

Pembina IKAHI Maluku, Achmad Zainullah, mengatakan kegiatan bakti sosial telah dilaksanakan di dua panti asuhan, yakni Panti Al-Khairat dan Panti Santa Maria.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan mendapat respons positif dari pengurus panti,” ujarnya.

Selain itu, IKAHI juga menggelar jalan sehat yang diikuti jajaran peradilan umum, militer, tata usaha negara, hingga peradilan agama, termasuk Pengadilan Tinggi Ambon dan Pengadilan Tinggi Agama Ambon.

Dalam kesempatan tersebut, Zainullah menegaskan pentingnya penerapan Zona Integritas di lingkungan peradilan.

Ia menekankan bahwa seluruh aparatur wajib menjunjung tinggi prinsip nol toleransi terhadap korupsi, gratifikasi, maupun pelanggaran lainnya.

“Pimpinan Mahkamah Agung sudah menegaskan, tidak ada toleransi bagi pelanggaran. Kami juga membuka ruang bagi masyarakat dan media untuk melaporkan jika menemukan indikasi pelanggaran,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memberikan masukan terhadap kualitas pelayanan peradilan sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.

“Kalau pelayanan kami baik, silakan disampaikan. Tapi kalau ada kekurangan, mohon dilaporkan karena masyarakat yang merasakan langsung,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua IKAHI Maluku menyampaikan bahwa kegiatan yang telah berlangsung merupakan bagian dari rangkaian menuju puncak peringatan.

Rencananya, puncak acara akan digelar dalam bentuk syukuran di Pengadilan Tinggi Agama Ambon pada 22 April 2026, yang juga akan terhubung secara nasional dengan Pengurus Pusat IKAHI.

Ia juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan sebagai bagian dari kode etik hakim.

“Kita harus mulai dari diri sendiri, membangun budaya disiplin. Hal kecil seperti keterlambatan bisa berdampak pada citra lembaga,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, seluruh jajaran diajak untuk terus memperkuat kebersamaan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

“Kebersamaan adalah kunci. Tidak ada pekerjaan berat jika dilakukan bersama,” pungkasnya.


Bagikan:

Populer

Artikel terkait

Bupati Kaidel Temui Dirjen SDA KemenPU Bahas Infrastruktur Air Bersih hingga Abrasi

‎Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel bersama Direktorat Jenderal Sumber...

Candaan Wabup Teluk Bintuni soal “Kiamat” di Depan Pendeta Yandi Bikin Jemaat Tertawa

Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara, mencairkan suasana KPI...

Temui Komisi VIII DPR RI, PMKRI Dobo Dorong Pembentukan Kasi Katolik di Kemenag Aru

‎‎"Sekaligus meminta dukungan dari Bapak Alimudin Kolatlena selaku Anggota...

DLH Aru Beri Peringatan Keras Bagi Perusahan Perikanan yang Merusak Lingkungan

‎Menurutnya, aktivitas manusia yang tidak terkendali, seperti pengelolaan limbah...