Jelang Pemilu Serentak, Walikota Tual Minta Peran Tokoh Agama  

Menurutnya, momen politik semakin dekat, sehingga program pemerintah mulai dari pusat sampai ke daerah untuk masyarakat selalu dipolitisasi.


Tual, suaradamai.com–  Menjelang Tahun Politik Kali ini semakin banyak isu yang dikembangkan di tengah masyarakat.

Terkait hal tersebut, Walikota Tual Adam Rahayaan mengajak para Tokoh Agama untuk dapat memberikan kesadaran kepada masyarakat agar tidak termakan dengan isu-isu yang segaja di politisasi.

”Saya berharap bapak dan ibu, terutama pekerja sosial keagamaan, mari membangun kesadaran, pengertian dan pemahaman kepada warga masyarakat untuk tidak termakan dengan hal itu,” katanya.

Menurutnya, momen politik semakin dekat, sehingga program pemerintah mulai dari pusat sampai ke daerah untuk masyarakat selalu dipolitisasi.

”Kepentingan politik sudah mulai diambang pintu, setiap kegiatan pemerintahan selalu dan selalu dipolitisasi bahwa ini adalah pencitraan,” tuturnya.

Dijelaskan Rahayaan, program pemerintah secara berjenjang turun ke desa harus disambut dengan baik dan masyarakat jangan mendengar provokasi dari pihak manapun. Karena program dari pemerintah murni untuk masyarakat bukan untuk pencitraan.

”Kalau semua kegiatan dikatakan pencitraan, lalu kapan ? Saya hawatir nanti kelamaan orang pergi ke masjid pencitraan ke gereja pencitraan. Itu keliru, karena ini adalah bentuk tanggung jawab kita sebagai orang yang dikaruniai jabatan,” tandasnya.

Rahayaan menambahkan, semua ide dan gagasan yang dicantumkan dalam program dan kegiatan yang telah di canangkan pemerintah itu sesungguhnya untuk masyarakat.


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU