Ketum DPP PSI Kunjungi Para Tokoh Agama

Dalam kunjungan tersebut, Giring Ganesha terlibat dalam perbicangan dan diskusi serta dialog terkait politik, social, budaya, ekonomi dan lingkungan.


Ambo,suaradamai.com – Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha  dan Wasekjen DPP, Sis Danik Eka Riahmaningtyas yang didampingi Ketua Pimpinan Wilayah Maluku, Roal Kneffel dan sejumlah Pimpinan DPD Kabupaten Kota se Maluku melakukan kunjungan ke para tokoh agama di Provinsi Maluku.

Dimulai dari kunjungan ke Kantor Keuskupan Diosis Amboina, Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku dan Kantor Sinode GPM.

Dalam kunjungan tersebut, Giring Ganesha terlibat dalam perbicangan dan diskusi serta dialog terkait politik, social, budaya, ekonomi dan lingkungan.

Dalam perjumpaan tersebut, Giring Ganesha serasa tercegang dengan berabagai usul dan saran serta keinginan untuk menyelasaikan persoalan di Maluku, baik terkait kemiskinan, persoalan tanah, dan krisis ekololgi.

Di Kantor Keuskupan Amboina, senin (5/9), Giring Ganesha tanpa beban mengungkapkan tentang maksud dan tujuan melakukan kunjungan ke Maluku. Dia pun meminta restu dan dukungan doa kepada seluruh pengurus dan kader PSI di Wilayah Maluku yang tentunya akan mengukir jalan politik di tahun 2024 akan datang sebagai salah satu momentum poltik di Negara Kesatuan Republik Indoensia.

Membuka dengan komitmen terkait komitmen untuk melawan praktik- praktik korupsi serta praktik intoleran 

Giring  Ganesha menegaskan, PSI di tahun 2024 merupakan petarung yang tentunya akan jalan rival politik di Indonesia.

“Bawah PSI merupakan partai yang sangat menentang adanya praktik korupsi, dan praktik intoleran, karena hal itu bisa berdampak buruk pada keutuhan negara Indonesia,” singkatnya.

Mendengarkan ungkapan ketulusan dari pria yang pernah bersinar di dunia vokalis tanah air, RD Amandus Oratmangun, yang menerima kunjungan fungsionaris PSI menjelaskan bahwa PSI Maluku harus mampu menjadi contoh untuk daerah lain di Indoensia.

“Negara ini akan aman damai jika kita tetap menjaga hubungan toleransi, perbedaan itu mestilah dijadikan kekayaan bukan membeda bedakan,” kata RD Amandus.

Di keuskupan Amboina, Pemuda Katolik, Vallen Takandare yang telah bergabung dalam partai PSI menambahkan, alasannya bergabung dengan PSI, karena dari awal PSI telah mensupport gerakan genarasu milenial yang punya potensi dan bakat untuk sama-sama memajukan semangat untuk membuat perubahan bagi pembangunan di Kota Ambon.

“Saya yakin dengan PSI, kaum milenial akan lebih maju dan berkembang lagi kedepannya,” ungkap Vallen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU