Komisi II Bahas Pencemaran Wae Sakula

“Pencemaran Lingkungan di Wae Sakula meresahkan masyarakat,bahkan ada aktivitas masyarakat terhenti untuk sementara ,”ungkap Suraya Rabu(12/10)di Baileo Rakyat Karang Panjang Ambon.


Ambon, Suaradamai.com – Wakil Ketua Komisi II  DPRD Provinsi Maluku Turaya Samal mengungkapkan pencemaran Lingkungan di Wae Sakula Laha Kecamatan Teluk Ambon  meresahkan masyarakat.

“Pencemaran Lingkungan di Wae Sakula meresahkan masyarakat,bahkan ada aktivitas masyarakat terhenti untuk sementara ,”ungkap Suraya Rabu(12/10)di Baileo Rakyat Karang Panjang Ambon.

Sebagai mitra kata Turaya pihaknya telah mengundang dinas terkait, dalam hal ini Dinas ESDM, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kehutanan, serta beberapa perusahaan yang beroperasi disana untuk membahas masalah yang terjadi.

“Komisi II  nantinya setelah ini kita akan turun lagi melihat lokasi tersebut untuk melihat seberapa luas  lahan yang pakai untuk aktivitas dengan izin yang diterbitkan,”kata Turaya.

Aleg Fraksi PKS ini menegaskan setelah On the spot akan menggandeng pihak-pihak terkait untuk menyelesaikan persoalan ini.

” Kalaupun terhdap persoalan izin, kali ini kita akan tegas merekomendasikan untuk segera di tindaklanjuti untuk tidak diperpanjang. Kemudian untuk izin yang berlaku namun tidak tidak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP)kita rekomendasikan untuk segera di tindak lanjut,”sebutnya.

Turaya membeberkan  tidak ada kepedulian mereka hanya mengambil material dengan tidak memperhatikan dampak lingkungan.

“Perusahaan tidak peduli dan hanya mengambil keuntungan tanpa pikirkan dampak terjadi,”ujarnya.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku Turaya Samal, menegaskan penjelasan yang disampaikan inspektur tambang Adrian Wenno, tidak sesuai dengan kondisi yang ada pada lahan tambang dan berdampak pada kerusakan lingkungan.

“Bagi Komisi II hal tersebut tidak sesuai karena hasil temuan di lapangan dengan laporan yang disampaikan,tugas beliau sebagai pengawas itu tidak berjalan seimbang terdapat kepincangan,”tegasnya.


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU