Komisi III Alokasikan Rp577 Juta untuk Pembangunan Rumah Korban Konflik di Ohoiren

“Anggaran ini akan diusulkan bersamaan dengan anggaran yang disetujui untuk pembangunan rumah warga terdampak konflik Elat-Bombay,” Ketua Komisi III Septian Brian Ubra.


Langgur, suaradamai.com – Komisi III DPRD Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) mengalokasikan Rp577 juta untuk pembangunan rumah warga terdampak konflik di Ohoi Ohoiren, Kecamatan Kei Kecil Barat.

Ketua Komisi III DPRD Malra Septian Brian Ubra menuturkan, sebelumnya, usulan anggaran pada APBD 2023 untuk pembangunan rumah warga di Ohoiren belum dimasukkan oleh Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Pertanahan setempat.

Ia kemudian berkoordinasi dengan Kepala Dinas tersebut – setelah menerima keluhan dari sejumlah pihak – untuk segera memasukkan rekapitulasi rumah warga yang terdampak konflik.

Kemudian melalui rapat internal, pimpinan dan anggota Komisi III sepakat untuk mengalokasikan anggaran sesuai dengan rincian dari dinas terkait.

“Kami telah menyepakati untuk mengalokasikan anggaran sesuai dengan rincian kebutuhan atau kerusakan bangunan, baik rusak total, berat, sedang, dan ringan, itu sejumlah 36 KK,” ungkap Ubra kepada wartawan, Senin (21/11/2022).

Adapun berdasarkan data rekapitulasi yang diterima, terdapat enam rumah mengalami rusak total, lima rumah rusak berat, sembilan rumah rusak sedang, dan 16 rumah rusak ringan.

Sementara itu, anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan rumah rusak total dianggarkan sebesar Rp327 juta, rusak berat Rp58,8 juta, rusak sedang Rp92,8 juta, dan rusak ringan Rp21,6 juta. Sehingga total anggarannya adalah Rp577 juta.

“Anggaran ini akan diusulkan bersamaan dengan anggaran yang disetujui untuk pembangunan rumah warga terdampak konflik Elat-Bombay,” jelas Brian.

Politisi Partai Demokrat itu menegaskan, sebagai wakil rakyat, berkewajiban mengakomodir kepentingan masyarakat.

“Sehingga melalui aspirasi yang disampaikan, baik lewat wartawan, masyarakat, pimpinan dan anggota DPRD, kami sudah menindaklanjuti,” tambah Ubra.

Sebagai Ketua Komisi III maupun anggota Banggar, Ubra menambahkan bahwa ia akan terus mengawal usulan anggaran ini sampai disetujui dalam rapat paripurna.

“Ini merupakan kebutuhan mendesak yang harus dieksekusi oleh pemerintah daerah,” tandas Ubra.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU