KTT ASEAN ke-42 Segera Digelar di Labuan Bajo, Jokowi Konsen Lokasi Wisata dan UMKM

Pada hari keduanya berada di Labuan Bajo, Jokowi beserta Ibu Iriana Joko Widodo mengunjungi beberapa tempat wisata yang belum pernah dikunjungi.


Jakarta, suaradamai.com – Kurang dari tiga minggu pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-42 di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kembali meninjau kesiapan daerah tersebut menerima kehadiran para kepala negara/kepala pemerintahan dari negara-negara anggota ASEAN.

Saat tiba di Bandar Udara (Bandara) Komodo, Jokowi langsung melihat sarana dan prasarana yang ada di bandara tersebut. Setelahnya, dalam perjalanan dari bandara menuju hotel tempatnya menginap, Presiden melihat beberapa lokasi yang perlu dipercantik untuk menyambut para tamu dari negara-negara ASEAN yang akan hadir di Labuan Bajo nanti.

Pada hari keduanya berada di Labuan Bajo, Jokowi beserta Ibu Iriana Joko Widodo mengunjungi beberapa tempat wisata yang belum pernah dikunjungi.

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media, Sekretariat Presiden (BPMI Setpres), Bey Machmudin menyampaikan, Jokowi ingin semua tempat wisata yang ada di Labuan Bajo dapat dipromosikan kepada para kepala negara/kepala pemerintahan yang hadir nanti.

“Sehingga Presiden merasa perlu untuk mengunjungi beberapa tempat wisata yang ada, agar dapat mempromosikan keindahan Labuan Bajo secara langsung dan detail,” kata Bey.

Salah satu objek wisata yang dikunjungi Jokowi dan Ibu Iriana beserta keluarga adalah Gua Batu Cermin. Setelah berkeliling di tempat wisata tersebut, Jokowi juga mengunjungi sejumlah stan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan membeli sejumlah suvernir yang merupakan hasil karya masyarakat NTT, seperti kain, topi bucket, dan topi pantai.

“Pada pelaksanaan KTT ASEAN nanti, Presiden berharap para UMKM tersebut dapat menghadirkan suvenir dengan kualitas yang baik dan berciri khas daerah tersebut, sehingga para tamu dari negara-negara ASEAN nantinya akan tertarik untuk membeli produk UMKM tersebut,” ucap Bey.


Baca juga:

Bagikan:

Populer

Artikel terkait

Wali Kota Ambon Minta Generasi Muda Kritis secara Santun: Kritik Pemerintah dengan Etika, Bukan Caci Maki

Wattimena mengibaratkan tata kelola pembangunan Kota Ambon seperti sebuah...

Peringati Hari Masyarakat Adat, OMK Bintuni Tanam Mangrove di Masina

Puluhan anak muda Katolik turun ke Kampung Masina, menanam...

Bupati Kaidel Kenakan Lia Lia, Yuk Intip Warisan Leluhur Aru yang Tak Ditelan Zaman Ini!

Hingga saat ini, Lia lia masih digunakan oleh masyarakat...

Kontraktor OAP Teluk Bintuni Tolak Asosiasi Luar Kerja di Daerah

Kontraktor asli Papua asal Teluk Bintuni buka suara. Mereka...