“Kunjungan ini bawa sesuatu untuk masyarakat atau tidak? Kalau hanya jalan-jalan utus saja kepala staf yang datang, karena agendanya hanya datang untuk mengunjungi pasar,” kesalnya.
Langgur, suaradamai.com – Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) Stepanus Layanan menanggapi kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming ke Malra pada Rabu 15 Oktober 2025 mendatang.
Kunjungan singkat yang hanya berlangsung beberapa jam tersebut memantik reaksi keras dari Politisi PDI-Perjuangan itu. Ia menilai agenda peninjauan pasar tidak relevan tanpa duduk bersama pemerintah daerah setempat.
Menurut Layanan, kunjungan tersebut memang berlangsung singkat, namun harus membawa dampak signifikan.
“Kunjungan ini bawa sesuatu untuk masyarakat atau tidak? Kalau hanya jalan-jalan, utus saja kepala staf yang datang, karena agendanya hanya datang untuk mengunjungi pasar,” kesalnya.
Layanan mempertanyakan urgensi kunjungan tersebut. Bagi dia, kunker ini akan menjadi mubazir dan tidak relevan jika tidak ada ruang dialog antara masyarakat dan Wapres.
“Kedatangan Wapres seharusnya membawa sesuatu yang berdampak kepada Pemerintah daerah dan masyarakat, baik di Kei Kecil maupun Kei Besar,” tegas Layanan, Senin (13/10/2025).
Saat ini, lanjut dia, masyarakat tengah kesulitan imbas kebijakan pusat terkait efisensi anggaran yang malah menyengsarakan.
“Peredaran uang sulit di lapisan masyarakat paling bawah, pedagang sayur-mayur mengeluh dagangan sulit laris,” kesalnya.
Intinya, kehadiran wapres harus berdampak signifikan jangan bagi sembako doang.
“Kehadiran Wapres bawa apa, jangan hanya datang bagi sembako nanti akan dijuluki Wapres sembako,” kata Layanan.
Diberitakan sebelumnya, rombongan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming akan bertolak ke Malra, pada Rabu 15 Oktober 2024, pukul 06.40 WIT.
Rombongan Wapres lantas diarahkan meninjau pasar Langgur, pukul 08.15 WIT.
Dilanjutkan, pukul 08.45 WIT rombongan Wapres bertolak meninjau Pasar Maren Tual.
Editor: Labes Remetwa
Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Maluku Tenggara





