Legislator Minta Pemkab Malra Segera Cairkan Dana Jaring Pengaman Sosial

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dana penyediaan social safety net atau jaring pengaman sosial dari APBD Provinsi Maluku dan APBD Kabupaten Malra berjumlah Rp 6,7 miliar, belum disalurkan kepada masyarakat.


Langgur, suaradamai.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Maluku Tenggara Esebius Utha Safsafubun meminta pemerintah daerah setempat segera mencairkan dana jaring pengaman sosial yang bersumber dari APBD Kabupaten Malra.

Hal ini disampaikan dalam rapat bersama rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi II dengan Dinas Sosial Malra di ruang rapat Komisi II, Selasa (4/8/2020).

Untuk diketahui, dana penyediaan social safety net atau jaring pengaman sosial berasal dari APBD Provinsi Maluku dan APBD Kabupaten Malra berjumlah Rp 6,7 miliar. Dengan rincian APBD Provinsi Maluku 20 persen atau Rp 1,3 miliar dan APBD Malra 80 persen atau Rp 5,4 miliar.

Alasan Pemkab Malra belum menyalurkan bantuan ini adalah karena surat tentang pencairan dana yang dilayangkan ke Pemerintah Provinsi Maluku belum dijawab.

Utha, dalam pertemuan itu, mendesak Pemkab Malra agar mengambil jalan pintas. “Kalo Gubernur sebagai Kepala Daerah Provinsi, maka Bupati sebagai Kepala Daerah Kabupaten. Apalagi otoritas penganggarannya berbanding cukup besar … maka kalo terlalu lama gubernur memberikan jawaban terhadap surat bupati, seharusnya bupati bisa mengeksekusi dulu Rp 5,3 miliar itu.”

Desakan Utha bukan tanpa alasan. Menurutnya krisis ekonomi di Malra sudah mulai terasa. Sehingga penyaluran bantuan jaring pengaman sosial harus segera dilaksanakan untuk menyelamatkan perekonomian.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Maluku Tenggara Hendrikus Watratan mengatakan, rekomendasi dari Komisi II akan segera ditindaklanjuti kepada Bupati.

Editor: Labes Remetwa

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ronald Tethool

Sosok inspiratif yang berhasil memajukan pariwisata Ngurbloat, Kepulauan Kei, Maluku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU