Ambon, suaradamai.com – Putra daerah Maluku, Letnan Kolonel Infanteri Julius Jongen Matakena, SH, resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) Raider 733/Masariku ke-42. Selanjutnya, ia akan mengemban tugas baru sebagai Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1315 Kabupaten Gorontalo.
Serah terima jabatan (Sertijab) berlangsung di Lapangan Markas Yonif Raider 733/Masariku, Waiheru, Rabu (18/2/2026). Upacara dipimpin langsung Pangdam XVI/Pattimura, Mayor Jenderal TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, serta dihadiri jajaran TNI dan tamu undangan lainnya.
Usai upacara, Letkol Inf Julius Jongen Matakena menyampaikan rasa syukurnya atas masa pengabdian selama 2 tahun, 3 bulan, dan 3 hari memimpin satuan tersebut.
“Puji Tuhan, Alhamdulillah, masa pengabdian saya telah selesai dengan tuntas, meski banyak suka duka yang dilalui,” ujarnya.
Salah satu capaian penting selama kepemimpinannya adalah keberhasilan pelaksanaan tugas Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–PNG di Papua. Sebanyak 450 personel yang ditugaskan berhasil kembali ke Ambon dalam keadaan aman dan lengkap.
Ia berharap, di bawah kepemimpinan pejabat baru, Letkol Infanteri Aminullah, Yonif Raider 733/Masariku terus menjadi satuan yang berprestasi dan membanggakan masyarakat Maluku.
Terkait penugasan barunya, Matakena menyatakan siap menjalankan amanah sebagai Dandim 1315 Kabupaten Gorontalo di bawah Kodam XIII/Merdeka.
“Saya mendapatkan tugas, wewenang, dan tanggung jawab baru sebagai Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1315 Kabupaten Gorontalo, Kodam XIII/Merdeka,” jelasnya.
Ia pun memohon doa restu dari seluruh basudara agar dapat melaksanakan tugas di tempat pengabdian yang baru dengan baik dan penuh tanggung jawab.
Sebagai putra Maluku, Matakena menegaskan komitmennya untuk selalu memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.
“Bagi kami, penugasan di mana pun sama saja. Tantangan terbesar adalah ketika kita masuk di tempat orang. Saya telah berhasil memimpin di tanah kelahiran saya, dan harapan saya, saya juga bisa berhasil di tanah orang lain,” pungkasnya optimistis.
