Letvuan Paradise Fiesta: Ada Lomba Fashion Show, Cipta Menu, Hingga Dayung Sampan

Seluruh rangkaian festival akan ditutup dengan pentas seni yang melibatkan para pelaku seni lokal di Bumi Larvul Ngabal.


Langgur, suaradamai.com – Pemerintah Ohoi/Desa Letvuan dan Kolompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat menyelenggarakan Festival Letvuan Paradise Fiesta (LPF) tahun 2024. Ada berbagai lomba yang sudah dan akan digelar dalam iven LPF yang kedua ini.

Ketua Panitia LPF II Yoseph Tawurutubun menyebutkan, lomba-lomba tersebut antara lain fashion show. Lomba yang menampilkan busana berbahan sampah daur ulang ini sudah dilaksanakan tadi sore di lokasi Goa Hawang.

Kemudian, besok (15/9/2024), Pemerintah Ohoi Letvuan juga akan mengadakan lomba cipta menu, yang melibatkan peserta dari tiga kecamatan yakni Hoat Sorbay, Manyeuw, dan Kei Kecil Barat.

“Panitia dan pemerintah daerah, dalam hal ini PKK Kabupaten Malra menawarkan bahan lokal yang nantinya disajikan (dalam lomba) bisa berguna untuk pengentasan stunting di Maluku Tenggara,” ujar Tawurutubun, Sabtu (14/9/2024).

Selanjutnya, mereka juga akan menggelar lomba dayung sampan yang bekerja sama dengan Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Cabang Maluku Tenggara.

Pada kegiatan puncak besok, seluruh rangkaian Festival akan ditutup dengan pentas seni yang melibatkan para pelaku seni lokal di Bumi Larvul Ngabal.

Tawurutubun menambahkan, Festival Letvuan Paradise Fiesta (LPF) II sudah dibuka sejak 7 September lalu, bersamaan dengan peringatan Hari Nen Dit Sakmas.

Kemudian, dilanjutkan dengan kegiatan pengembangan diri generasi ohoi Letvuan. Dalam kegiatan ini, Pemerintah Ohoi Letvuan menggandeng Komunitas Gerakan Kei Cerdas (GKC), selama 7-8 September.

Editor: Labes Remetwa


Bagikan:

Populer

Artikel terkait

Bupati Kaidel Ajak Warga Aru Sukseskan Sensus Ekonomi 2026: Dasar Kebijakan Ekonomi Tepat Sasaran

‎Sensus ini mencakup pendataan seluruh pelaku usaha non-pertanian di...

‎Website Desa, Langkah Besar Kepulauan Aru Maju Mendunia dari Desa

Peluncuran website desa menandai titik awal perubahan besar bagi...

Mengapa Program 10 Juta Pohon Kelapa Layak Diperhitungkan untuk Masa Depan Aru?

‎Lewat program 10 juta pohon kelapa, Kepulauan Aru sedang...

Perdana, Distrik Merdey Tertibkan Pedagang yang Gunakan Rumah Dinas sebagai Tempat Usaha

Kesepakatan sewa lahan dan bangunan dicapai dalam rapat lintas...