Melihat Olahan Ikan Asap Ala Mahasiswa Polikant

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Produk ikan asap ini biasanya dipasarkan di dalam kampus, kepada para dosen dan mahasiswa, sekaligus para pembeli inilah yang nantinya menilai kualitas olahan.


Langgur, suaradamai.com – Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (Prodi THP) Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) melakukan praktek pengolahan ikan asap di Laboratorium Pengolahan Hasil Perikanan, Selasa (9/3/2021).

Praktikum itu merupakan lanjutan dari mata kuliah Pemberdayaan Masyarakat Pesisir.

“Praktek hari ini lebih tepatnya adalah kita melatih para mahasiswa yang nantinya ketika melakukan penelitian atau penyuluhan, mereka dapat membantu memberdayakan masyarakat pengolah ikan asap dalam meningkatkan mutu, beserta alat dan tata cara pengolahanya,” ungkap Kristhina Rahael, dosen pengampu mata kuliah.

Pantauan Suara Damai, mahasiswa antusias melakukan praktek. Mereka menyiapkan alat dan bahan berupa ikan layang, garam halus, batok kelapa untuk pembakaran dan satu buah oven panggang khusus ikan.

Untuk mengerjakannya, ikan sebanyak 20 ekor itu dibersihkan terlebih dahulu, lalu dicuci. Selanjutnya ditimbang dan mendapati berat 3.200 gram.

Ikan tersebut kemudian dicampurkan dengan larutan garam konsentrasi 2%. Adapun cara mengukurnya, yakni hasil berat ikan 3200 gram dikalikan dengan 2% atau 2/100. Maka hasilnya 64 gram garam.

Kemudian ikan direndam pada larutan garam tadi selama 10 menit. Setelah itu, diletakan dalam oven 10 ekor di rak bagian atas dan 10 di bawah. Ikan diasapkan selama 1 jam 20 menit.

Hasil akhir praktek ini (ikan asap), biasanya dipasarkan di dalam kampus, kepada para dosen dan mahasiswa, sekaligus para pembeli inilah yang nantinya menilai kualitas olahan.

“Saya harap, mahasiswa lebih mahir menggunakan alat pengasapan, serta menguasai teknik pengasapan. Sehingga ilmu ini menjadi bekal untuk diri sendiri, maupun untuk memberdayakan masyarakat,” pungkas dia.

Editor: Labes Remetwa


Praktikum ini merupakan lanjutan dari mata kuliah Pemberdayaan Masyarakat Pesisir.


Baca juga:

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ronald Tethool

Sosok inspiratif yang berhasil memajukan pariwisata Ngurbloat, Kepulauan Kei, Maluku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU