Mendorong Transaksi Non-Tunai, BI Kerja Sama dengan Pemkab Bursel

Bank Indonesia terus mendorong daerah-daerah di Maluku untuk mulai melakukan transaksi keuangan secara digital.


Ambon, suaradamai.com – Dalam mendorong pemerintah daerah di Maluku memulai transaksi non tunai, Perwakilan Bank Indonesia Maluku menggelar penandatangan Surat Keputusan (SK) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Kali ini dilakukan dengan Kabupaten Buru Selatan (Bursel), di  Aula KPw BI Maluku, pada Selasa (4/1/2022).

Menurut Kepala KPw BI Maluku Noviarsano Manullang, penandatangan TP2DD merupakan program  pemerintah pusat dengan tujuan mendorong pemerintah daerah di Maluku termasuk Kabupaten Buru Selatan memulai transaksi dari tunai ke non tunai.

Setiap Pemda, kata Manullang, perlu membentuk TP2DD, dan harus ada SK sesuai kondisi.

“Secara struktur dibagi dua yakni eksternal dan internal. Untuk eksternal Pemda, dari BI dan OJK, BPD Maluku. Sedangkan internal yakni pimpinan daerah, dinas terkait masing-masing daerah,” jelas Manulang.

Manulang mengatakan, digitalisasi merupakan sebuah keharusan. Walaupun  banyak kekurangan di wilayah timur, bukan berati tidak bisa. Sebab itu, melalui  penandatangan TP2DD, dia harap, bisa membuka komunikasi dengan Pemda di Maluku, khususnya Buru Selatan agar tidak tertinggal dari daerah lain.

“Lewat kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi perkembangan perekonomian di daerah Maluku, lebih khusus Kabupaten Buru Selatan. Kami dari BI siap bekerja sama dan mendorong kemajuan di Buru Selatan dalam perkembangan digitalisasinya,” kata Manulang menjanjikan.

Sementara itu, Bupati Buru Selatan Safitri Malik Soulisa, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan pendatanganan SK TP2DD ini  diyakini dapat mendorong percepatan perluasan implementasi, elektronisasi, transaksi pemerintah daerah.

Selain itu, menurut Bupati, adanya potensi penyebaran virus covid-19 melalui media uang tunai juga menjadikan transaksi non tunai sebagai salah satu solusi terbaik untuk berinteraksi.

Bupati menambahkan, tahun ini Pemda Bursel  juga telah melakukan kerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional terkait dengan Host to Host dalam upaya peningkatan PAD dari sektor pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTD).

Kemudian bekerja sama juga dengan bank BPD Maluku dan Maluku Utara Cabang Namrole, terkait dengan sistem pembayaran non tunai dan Host to Host dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah dalam upaya mensinergitas data penerimaan.

Bupati Safitri berharap, dengan penadatanganan TP2DD ini, bisa membawa perubahan dan manfaat yang besar bagi pembangunan Kabupaten Buru Selatan.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala OJK Maluku Rony Nazra, dan Direktur Umum Bank Maluku dan Maluku Utara Pierre Edwin Mahulete.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU