Minat Baca di Perpustakaan Daerah Maluku Tenggara Meningkat

0
207
Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Maluku Tenggara, Jumat (23/7/2021). Foto: Fredy Jamrewav
Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Maluku Tenggara, Jumat (23/7/2021). Foto: Fredy Jamrewav

Minat baca di Perpustakaan Daerah Kabupaten Maluku Tenggara dalam tiga tahun terakhir meningkat.


Langgur, suaradamai.com – Minat baca di Perpustakaan Daerah Kabupaten Maluku Tenggara dalam tiga tahun terakhir meningkat.

Berdasarkan data Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Malra, jumlah pengunjung meningkat dari tahun 2019-2021. Jumlah pengunjung pada 2019 adalah 118 orang, meningkat menjadi 756 orang pada 2020, dan 633 orang pada 2021.

“Jumlah pengunjung tahun 2021 terhitung 10 bulan. Belum termasuk November dan Desember,” ungkap Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Malra Victor Renyaan melalui data yang diberikan kepada Suaradamai.com, Jumat (11/3/2022).

Adapun pengunjung terbagi dalam lima kelompok, yakni tingkat anak-anak (PAUD, TK), tingkat sekolah dasar (SD/MI), tingkat SLTP/SMP sederajat, tingkat SLTA/SMA sederajat, dan tingkat perguruan tinggi dan umum.

Jumlah pengunjung terbanyak periode 2019-2021 berasal dari kelompok perguruan tinggi dan umum, yakni sebanyak 646 orang. Kemudiaan diikuti kelompok sekolah dasar 500 orang, SLTP/SMP sederajat 250 orang, SLTA/SMA sederajat 107 orang, dan tingkat kanak-kanak belum ada kunjungan.

Sekdis Kearsipan dan Perpustakaan Malra Victor Renyaan mengatakan, minat baca di perpustakaan daerah sekarang mengalami tantangan dari dunia digital.

Sebab itu, pihaknya juga mulai berinovasi dengan membuat e-book, perpustakaan online. e-book ini berupa aplikasi yang dipasang di telepon pintar. Semua koleksi buku di perpustakaan daerah akan diubah dalam bentuk digital. Sehingga pengunjung bisa mengakses buku dari aplikasi tersebut.

“Untuk nasional punya iPusnas, untuk Maluku punya iMaluku. Kami di sini sementara dalam tahap persiapan. Paling lama tahun 2023 itu e-book-nya mulai jalan,” kata Renyaan.

Selain meningkatkan minat baca dengan lewat teknologi digital, Renyaan menambahkan, pihaknya juga mengundang semua perguruan tinggi di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual untuk berkunjung ke perpustakaan daerah Malra.

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Malra juga meminta seluruh perguruan tinggi di dua daerah tersebut untuk mengirim judul buku yang dibutuhkan. Sehingga dapat dipenuhi lewat program pengadaan buku setiap tahun.

Hanya saja, sambung Renyaan, dari sekian perguruan tinggi di Malra, hanya dua perguruan tinggi yang mengirim daftar judul bukunya. Meski demikian, Renyaan mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi untuk menjawab kebutuhan buku masyarakat Malra, terutama pelajar dan mahasiswa.

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Malra juga akan bekerja sama dengan ohoi-ohoi (desa-desa). Setiap bulan, dinas akan mengirim sekian buku ke ohoi sesuai kebutuhan ohoi setempat. Di bulan berikutnya, buku tersebut akan dikembalikan dan diganti dengan buku yang lain. Hal ini akan dilakukan secara rutin sehingga diharapkan minat baca di ohoi-ohoi bisa meningkat.

Untuk diketahui, judul buku di perpustakaan daerah Malra ada sekitar 6.000an judul, dan 11.000 an eksamplar. “Rata-rata 1 judul buku itu ada dua eksamplar,” kata Renyaan.

Perpustakaan daerah Malra dilengkapi dengan fasilitas ruang koleksi, ruang koleksi lokal, ruang koleksi umum, ruang baca, ruang baca anak, ruang teater, serta aula dan ruang perkantoran.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here