Pemerintah Kota Tual Siap Jalankan Program “Sekolah Penggerak”

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Wali Kota Tual telah menandatangani MoU program Sekolah Penggerak.


Tual, suaradamai.com – Kota Tual ditetapkan sebagai salah satu daerah yang siap menjalankan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yaitu program “sekolah penggerak”.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Tual Mudatsir Tamher menjelaskan, program sekolah penggerak berfokus pada peningkatan kualitas belajar siswa. Diharapkan siswa dapat menjadi pelajar Pancasila. Pelajar pancasila adalah pelajar yang berakhlak mulia, memiliki kreativitas, mampu bergotong royong, kebhinekaan global, bernalar kritis, dan memiliki kemandirian.

Untuk mencapai tujuan itu, sekolah harus memiliki guru yang baik. Para guru ini kemudian disebut sebagai guru penggerak. “Guru penggerak sebelumnya harus dipersiapkan untuk melaksanakan program tersebut,” kata Mudatsir kepada suaradamai.com di ruang kerjanya, Rabu (20/1/2021).

Mudatsir menjelaskan, sasaran utama program itu yakni meningkatkan literasi, numerasi dan karakter yang baik. Sehingga nantinya siswa menjadi pelajar Pancasila.

Pada pertemuan kegiatan sosialisasi yang digelar oleh Ditjen PAUD Dikdasdem Kemendikbud di Makasar pada akhir Desember 2020 lalu, dihadiri oleh seluruh daerah. Saat itu, tutur Mudatsir, Kota Tual mengajukan diri karena merasa mampu untuk menjalankan program sekolah penggerak.

“Yang menjadi alasan Kota Tual mengajukan diri siap menjalankan program tersebut, dikarenakan 50 tenaga pengajar dari Kota Tual lolos sebagai calon guru penggerak,” terangnya.

Atas dasar itu, Pemkot Tual memutuskan untuk menjemput bola.

Saat ini, 10 guru dari Tual sedang dalam tahap pembelajaran atau Diklat, mereka antara lain 6 guru SD, 3 guru SMP, dan 1 guru SMA, serta 2 pendamping yang sementara mengikuti Diklat secara daring.

Nantinya, di bulan April 2021, menyusul 40 guru yang akan mengikuti Diklat persiapan menjalankan program sekolah penggerak.

“Sekitar 22 guru penggerak untuk SD, SMP 24 guru, dan SMA 4 guru dari 50 guru yang lolos menjadi calon guru penggerak dari Kota Tual,” jelas Mudatsir.

Dia menambahkan, Wali Kota Tual telah menandatangani MoU (perjanjian kerja sama) program Sekolah penggerak, dimana akan dijalankan selama 3 tahun kedepan.

“Kami harap, nantinya siswa lulusan sekolah yang ada di Kota Tual bangga kemanapun dia akan pergi melanjutkan pendidikan, karena pengetahuan dan kualitas mereka,” pungkas Mudatsir.

Editor: Labes Remetwa


50 tenaga pengajar dari Kota Tual lolos sebagai calon guru penggerak.


Baca juga:

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ronald Tethool

Sosok inspiratif yang berhasil memajukan pariwisata Ngurbloat, Kepulauan Kei, Maluku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU