Pemimpin Adat Wanaenu dan LMA Biak Saereri Kecam Kelompok yang Cemarkan Nama Bupati Biak Numfor

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Isu korupsi senilai Rp2,2 triliun ini muncul pada 2022. Namun, bukti dari tuduhan itu belum ditanggapi KPK. Sementara itu, isu ini cukup mengganggu kerja pemerintah daerah di Biak Numfor.


Jakarta, suaradamai.com – Ketua Adat Wanaenu Nikolas O Nussy dan Ketua LMA Biak Numfor menggelar konferensi pers di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Senin (27/2/2023). Konferensi pers itu dalam upaya meluruskan isu pencemaran nama baik yang dialamatkan kepada Bupati Baik Numfor Herry Ario Naap.

Isu korupsi senilai Rp2,2 triliun ini muncul pada 2022. Namun, bukti dari tuduhan itu belum ditanggapi KPK. Sementara itu, isu ini cukup mengganggu kerja pemerintah daerah di Biak Numfor.

Tuduhan tersebut tak lepas dari pekatnya persaingan politik di Biak Numfor akhir-akhir ini. Isu-isu panas terus digulirkan.

Upaya memecahkan masyarakat Biak Numfor lewat isu korupsi ini ditiup beberapa pihak dan membayar kelompok-kelompok pendemo yang tak memahami persoalan.

Nikolas O Nussy mengatakan kehadirannya di kantor KPK ini hendak mengajak masyarakat adat Papua, khususnya seluruh masyarakat adat Teluk Cenderawasih di Papua agar tidak terpancing isu provokasi yang memecah belah masyarakat.

Nikolas meminta agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu yang tidak bertanggung jawab dan tak punya legitimasi hukum terkait tuduhan isu korupsi tersebut.

Menurut informasi yang kami terima pada Senin (27/2/2023), ada kelompok masyarakat, yang merupakan mahasiswa Papua, yang mau melakukan demo terhadap Bupati Biak Numfor dan meminta KPK menetapkannya sebagai tersangka. Namun demo itu tak kunjung jadi.

“Kami meminta kepada kelompok-kelompok yang mengatasnamakan organisasi manapun, siapapun atau siapa yang berada di belakangnya, agar berhenti dengan cara-cara tidak populer atau kepentingan-kepentingan sesaat,” ujar Nikolas.

Menurut Nikolas, Bupati Biak Numfor adalah aset masyarakat adat Papua dan perlu didukung agar mengisi pembangunan dan mensejahterakan masyarakat di Papua.

Masyarakat Saereri dan Teluk Cenderawasih yang ada di Jakarta sudah melakukan konsolidasi untuk merespon isu yang beredar. Mereka juga menghimbau agar masyarakat melakukan demo dengan cara-cara intelek dan damai.

Sementara itu, Ketua LMA Biak Saereri Perwakilan Jakarta George F. Mansnandifu, menyerukan agar tidak ada kelompok-kelompok yang gampang mengatasnamakan diri, melakukan justifikasi atau pemaksaan diri terhadap Bupati Biak Numfor.

“Kami berdiri di sini untuk menyuarakan kebenaran dan kepentingan masyarakat. Mari kita jaga suasana damai dan kondusif. Kepada mahasiswa untuk melakukan demo secara bertanggung jawab serta diperkuat dengan data dan bukti,” tegas George.

Ronaldo Wanda, aktivis pemuda Saereri yang tinggal di Jakarta, berharap agar jangan karena faktor sakit hati terhadap Bupati Herry lalu ingin menjatuhkan kredibilitasnya. Dia mengingatkan bahaya stigmatisasi terhadap pejabat yang sudah bekerja dengan baik.

“Saya hadir di sini, mewakili warga Maluku dan Kei di Jakarta. Saya dengar ada mahasiswa Maluku dan Kei juga mau demo. Saya minta Anda tak perlu terjebak dengan kepentingan orang lain. Hormatilah pejabat yang telah membangun Biak Numfor,” ujar Nusi Kei.

Bagi Ketua Adat Wanaenu dan Ketua LMA Biak Numfor, Bupati Herry Ario Naap selama ini dikenal sebagai sosok cerdas, tegas, dan kritis. Menurut mereka, Herry berhasil melakukan perubahan besar dalam masyarakat Kabupaten Biak Numfor. Program-program signifikan ia gulirkan hingga kabupaten itu meraih kemajuan.

“Tantangan dan rintangan selalu coba menghentikan semangat kerakyatannya. Itu tak menghentikan langkahnya untuk memajukan daerahnya, Biak Numfor, kota dengan segudang sejarah Perang Dunia II.”

Editor: Labes Remetwa

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ronald Tethool

Sosok inspiratif yang berhasil memajukan pariwisata Ngurbloat, Kepulauan Kei, Maluku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU