Pemkab Malra Buka Pasar Murah Lebaran 2022

Pemkab Malra menyediakan 11 kebutuhan pokok pada pasar murah kali ini.


Langgur, suaradamai.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Pemkab Malra) menggelar Pasar Murah jelang perayaan Idul Fitri 1443 Hijriah/2022 Masehi.

Pembukaan pasar murah itu ditandai dengan acara pelepasan armada operasi pasar murah di Kantor Bupati Malra oleh Bupati Malra M. Thaher Hanubun dan Ketua DPRD Malra Minduchri Kudubun, Selasa pagi (26/4/2022).

Pasar murah ini menyasar enam kecamatan, yakni Kecamatan Kei Kecil, Kei Kecil Timur, Kei Kecil Timur Selatan, Hoat Sorbay, Manyeuw, dan Kei Besar.

Pasar murah jelang Lebaran 2022 ini dilaksanakan selama empat hari, 26-29 April.

Pada 26 April, operasi pasar murah dipusatkan di Ohoi Tenbuk dan Denvet bagi warga Muslim di Kei Kecil Timur; di Elaar Let dan Elaar Ngursoin untuk Kei Kecil Timur Selatan; Dian Pulau untuk Hoat Sorbay; dan Debut dan Selayar untuk Manyeuw.

Kemudian 27 April di Elat, Kei Besar. Selanjutnya, pada 28 dan 29 April di Ibra dan Kantor Disperindagnaker untuk Kei Kecil.

Pemkab Malra menyediakan 11 kebutuhan pokok pada pasar murah kali ini, yakni:

  1. Beras sebanyak 5.600 kg. Dijual dengan harga Rp8.000/kg.
  2. Gula pasir sebanyak 4.500 kg. Dijual dengan harga Rp10.000/kg.
  3. Terigu curah sebanyak 800 kg. Dijual dengan harga Rp7.000/kg.
  4. Susu kental manis sebanyak 1.500 kaleng. Dijual dengan harga Rp9.000/kaleng.
  5. Minyak goreng kemasan 1 liter sebanyak 800 liter. Dijual dengan harga Rp22.000/liter.
  6. Sirup ABC sebanyak 600 botol. Dijual dengan harga Rp10.000/botol.
  7. Telur sebanyak 800 rak. Dijual dengan harga Rp52.000/rak.
  8. Mentega blue band sebanyak 800 bungkus. Dijual dengan harga Rp3.000/bungkus.
  9. Bawang merah sebanyak 200 kg. Dijual dengan harga Rp35.000/kg.
  10. Bawang putih sebanyak 200 kg. Dijual dengan harga Rp35.000/kg.
  11. Daging sapi sebanyak 300 kg. Dijual dengan harga Rp115.000/kg.

Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun dalam sambutannya menjelaskan, pasar murah merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Pemkab Malra setiap hari raya keagamaan.

Pasar murah, kata Bupati, merupakan bentuk kepedulian pemerintah bagi masyarakat dalam menyambut hari raya.

Hanubun harap, pasar murah ini dapat membantu meringankan beban masyarakat di saat ada kenaikan harga barang yang terjadi saat ini.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU