Penggunaan Smart Register, Bappenda Tual Susun Perwalkot

Bugis mengaku, smart register di Kota Tual masih terbatas, sehingga bappenda akan berupaya untuk melakukan penambahan alat tersebut di tahun depan.


Tual, suaradamai.com – Badan Pendapatan Daerah Kota Tual telah menyusun Peraturan Walikota Tual terkait pembayaran pajak dan Retribusi dengan sistem online, tetapi belum dicantumkan nomor oleh pemerintah daerah.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kota Tual Rudi Bugis menegaskan, apabila penyusunan Peraturan Walikota Tual tersebut telah dicantumkan nomor, maka pemilik usaha wajib menggunakan smart register, jika ditolak maka diberikan sanksi sesuai Peraturan Walikota.

Ditambahkan pemasangan smart register ini dicantumkan dalam peraturan Walikota Tual sehingga seluruh wajib pajak tidak lagi melakukan pembayaran secara manual, tetapi dengan sistem online agar pembayaran tersebut efisien dan transparan.

“Walikota Tual melimpahkan kewenangan kepada badan pendapatan daerah untuk memberikan teguran lisan kepada wajib pajak retribusi yang tidak bersedia melakukan pemasangan alat smart register atau sistem rekaman data transaksi usaha yang dimiliki oleh wajib pajak,” jelas Bugis.

Kami lebih banyak bicara kepada pemilik warung makan dan usaha lainnya, kata dia, jika tidak mau menggunakan, akan kita awali dengan teguran lisan, kenapa? karena ini kita cantumkan dalam peraturan walikota, karena Ini pengalaman pada kota-kota besar bahkan pengalaman di Kabupaten Maluku Tenggara seperti itu.

Bugis menjelaskan pemilik usaha wajib menggunakan smart register, jika dalam pemakaian terdapat kerusakan lain atau hilang, maka wajib pajak dapat menggantikan alat tersebut dengan biaya sebesar 16,5 juta rupiah

“Kalau alat rusak maka akan diganti sebesar biaya pengadaan alat dimaksud alat ini punya harga 16.500.000, jadi misalnya Bapak Ibu di warung tiba-tiba hilang berarti Bapak Ibu harus mengganti, karena kami berikan penggunaan ini dengan berita acara serah terima, sehingga kalau hilang atau rusak. Kalau rusak bisa dilihat oleh teknisi kami, tetapi kalau dirusak tetap harus dikenakan sanksi atau diganti oleh bapak ibu sendiri,” tegas Bugis.

Bugis mengaku, smart register di Kota Tual masih terbatas, sehingga bappenda akan berupaya untuk melakukan penambahan alat tersebut di tahun depan.

Editor: Petter Letsoin


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU