Perhatian Pemkot Tual ke Perpustakaan Daerah Minim

Salah satu strategi meningkatkan minat baca adalah rekomendasi dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah bagi ASN yang mau naik pangkat.


Tual, suaradamai.com – Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kota Tual, Zaki Kabalmay, menyesalkan sikap pemerintah dan DPRD Kota Tual. Pasalnya, sekira 3 bulan menjabat sebagai kepala dinas, belum ada kunjungan dari pemerintah daerah ke dinas tersebut.

“Saya merasa sangat kecewa atas surat undangan permintaan kunjungan kerja dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kota Tual, kepada DPRD beberapa waktu lalu yang tidak ditanggapi. Padahal sesuai janji mereka telah bersepakat akan menghadiri undangan tersebut. Kenyataannya harapan tersebut menjadi sirna,” sesalnya kepada wartawan di Tual, pekan lalu.

Kabalmay menjelaskan, beberapa waktu lalu dinas tersebut memperolah peringkat nilai ke-8 dari Ombudsman RI. Perangkat nilai tersebut bukan atas dasar ketidakmampuan dinas yang dipimpinnya, tetapi belum dianggarkan kedua indikator penilaian.

Mengingat saat ini kantor tersebut hanya melayani pendataan dan pembinaan, dinas teknis telah melahirkan sejumlah terobosan terbaru untuk meningkatkan minat baca bagi para pembaca dalam rangka untuk mencerdaskan masyarakat Kota Tual.

Guna meningkatkan minat baca perlu menggunakan kekuasaan. Dalam artian bahwa mengusulkan kepada Pemerintah Kota Tual agar Apaartur Sipil Negara (ASN) yang mengalami kenaikan berkala (pangkat), minimal harus mendapat rekomendasi dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Tual atau bebas pustaka, melakukan MoU kerja sama dengan anak-anak sekolah pada semua jenjang pendidikan.

“Dibuat kerjasama dari tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai ke perguruan tinggi, menggelar festival membaca untuk anak-anak SD dan SMP, diskusi pelajar untuk pelajar tingkat SMA, debat mahasiswa untuk perguruan tinggi dan bedah buku untuk tingkat masyarakat dan umum. Semua kegiatan ini yang perlu digalakan untuk meningkatkan minat baca siswa,” ulasnya.

Selain itu, dalam waktu dekat dari Dinas Kearsipan Kota Tual akan mengambil kebijakan dengan menyediakan sebuah pojok baca yang ditempatkan di Balai Kota Tual – sebagai langkah awal dalam menarik minat baca pengunjung.

“Kemudian langkah yang sama selanjutnya akan dilakukan pada beberapa titik dan tempat umum dan keramaian di Kota Tual. Saya berharap, agar pemerintah daerah dapat memperhatikan segala keterbatasan dan kekurangan Kantor ini,” paparnya.

Kedepan, tambah dia, pihaknya akan membentuk ‘Duta Baca’. Diharapkan dapat akan merangsang masyarakat untuk lebih giat lagi mengunjungi perpustakaan.

“Apa yang diusulkan dan dirancangkan agar bisa langsung dieksekusi dan pada tahun 2021. Tujuan adalah mewujudkan masyarakat Kota Tual gemar membaca,” tutupnya. (danielmituduan/tarsissarkol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU