PLN Hadirkan 3 Mesin Baru di Ambon Normalkan Pasokan Listrik

Ambon, suaradamai.com.- Normalisasi Pasokan listrik adalah tujuan utama sebagai bentuk upaya yang terus dilakukan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Regional Maluku dan Maluku Utara pada sistem Kota Ambon.

Upaya yang dilakukan pihak PLN gegara pemadaman listrik beruntun dipulau ambon secara menyeluruh sampai saat ini. Segala cara ditempuh sebagai bentuk pelayanan bagi masyarakat dengan cara PLN Regional maluku/malut akan mendatangkan 3 mesin guna mendobrak daya demi memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan.

Hal itu disampaikan senior manager transmisi dan distribusi unit induk Maluku/Maluku Utara Dony Noor Gustiarsyah Kepada media ini usai rapat bersama dengan, Komisi II DPRD Maluku, Jumat (13/5), menyatakan pihaknya telah merancang opsi sebagai bentuk Normalisasi Pasokan listrik.

“Kami sedang merancang opsi untuk normalisasi listrik di sistem Ambon. Tiga mesin baru akan segera didatangkan”.Terang Dony Noor

Lebih lanjut kata Dony, Kapal BPNPP Nusantara I tidak beroperasi pasca cuaca yang memburuk sejak (8/5) mengakibatkan gangguan kabel evakuasi. Terhadap hal itu maka sistem Ambon membutuhkan pasokan daya.

“Sebagai bentuk perlindungan terhadap aset, sampai kini kapal belum beroperasi. Kabel evakuasi alami gangguan akibat dari cuaca yang kurang bersahabat hingga kapal bergoyang-goyang.

mesin 3 Mega Wat (MW) akan datang memberi suplai mulai 27-30 mei. Kemudian mesin berdaya 4 MW didatangkan guna menangani pasokan listrik mulai tanggal 9-10 juni dan mesin 20 MW dioperasikan kurang lebih 20 juni mendatang”. Beberapa Dony

Masih berlanjut Akuinya, pemakaian listrik di Ambon butuh 4,9 MW saat siang sedangkan malam sekitar 5,6 bahkan sampai 5,8. Maka dari itu, harapan besar kami agar pelanggan secara bijak dalam memakai listrik.

“Hal terpenting adalah menambah pasokan daya. Dan PLN mengambil tiga tahap tadi. Kami memohon maaf atas kendala yang sedang terjadi,” Ujar Dony Berharap.


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU