Polikant Bawa Misi Promosi Wisata Kepulauan Kei dalam Jambore Selam Nasional

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Polikant menurunkan 11 penyelam yang merupakan anggota Polikant Diving Club (PDC) dan UKM Renang Selam.


Langgur, suaradamai.com – Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) mengikuti kegiatan Jambore dan Kongres Selam Nasional ke-13 Forum Penyelam Mahasiswa Indonesia (FoPMI).

Kegiatan tersebut digelar di dua daerah di Provinsi Maluku, yakni Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah (Banda), selama kurang lebih 10 hari, 19-28 Oktober 2023.

Koordinator Lapangan (Korlap) Penyelam dari Polikant, Rastum Hanubun, mengatakan, kegiatan tersebut akan melibatkan mahasiswa UKM Selam dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

Polikant, kata Rastum, menurunkan 11 penyelam yang merupakan anggota Polikant Diving Club (PDC) dan UKM Renang Selam. Ini merupakan kali ketiga bagi PDC dan pertama kali bagi anggota UKM Renang Selam dalam mengikuti kegiatan serupa.

Korlap Penyelam dari Polikant untuk Jambore Selam Nasional ke-13, Rastum Hanubun. Foto: Dokpri
Korlap Penyelam dari Polikant untuk Jambore Selam Nasional ke-13, Rastum Hanubun. Foto: Dokpri

Rastum menjelaskan, keterlibatan dirinya bersama teman-teman mahasiswa Polikant dalam kegiatan ini, adalah untuk membangun jaringan antar sesama mahasiswa dan peselam se-Indonesia. Selain itu, juga merupakan ajang meningkatkan kemampuan dan pengetahuan menyelam.

Di samping itu, Rastum mengungkapkan, pihaknya punya misi khusus dalam kegiatan tersebut. Mereka akan mempromosikan wisata Kepulauan Kei, khususnya wisata selam, kepada seluruh peserta yang hadir.

“Misi khusus dari Polikant sendiri yaitu membawa potensi selam di Kepulauan Kei untuk dipromosikan ke teman-teman penyelam yang ada di FoPMI,” jelas Rastum, Rabu (18/10/2023).

Ia menambahkan, Kepulauan Kei memiliki banyak spot/titik wisata selam yang menarik dan tersebar di semua wilayah di Kei. Rastum tidak menampik bahwa ada spot selam di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) dan Kota Tual yang sudah rusak, tetapi menurut dia, masih banyak yang bagus.

Ia pun menyebutkan sejumlah spot diving yang menjadi andalan di Kei, seperti di Ngurbloat dan Ohoiew yang terletak di Ohoi/Desa Ngilngof, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).

Masih di Malra, ada juga satu lokasi yang memiliki titik-titik selam yang indah yaitu di Ohoi/Desa Tanimbar Kei. Sementara di Kota Tual, banyak spot diving ada di wilayah pulau-pulau, yaitu di Tayando dan Pulau-Pulau Kur.

Untuk diketahui, kegiatan Kongres FoPMI akan digelar di Kota Ambon, 19-22 Oktober. Di sana peserta akan melakukan penyelaman di dua titik, yaitu Pintu Kota dan Hukurila.

Kemudian dilanjutkan dengan Jambore di Banda, Kabupaten Maluku Tengah, pada 22-28 Oktober. Peserta juga akan melakukan penyelaman di Banda Besar, Lava Flow (di kaki gunung api), dan Pulau Hatta.

“Ada kegiatan kongres, brief check, diving, transplanstasi karang, pembersihan pantai, wisata budaya,” kata Rastum menyebutkan sejumlah kegiatan yang akan mereka ikut.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ronald Tethool

Sosok inspiratif yang berhasil memajukan pariwisata Ngurbloat, Kepulauan Kei, Maluku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU