Polikant Kembangkan Ragam Inovasi Plastik Berbahan Rumput Laut: Bikin Dompet dan Tas Oleh-Oleh

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Polikant, kata Dr. Cenny, akan terus mendampingi /DesaOhoi Ohoidertawun sebagai Desa Wisata, dengan mengembangkan ragam inovasi produk dari plastik rumput laut.


Langgur, suaradamai.com – Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) terus mengembangkan plastik ramah lingkungan berbahan dasar rumput laut. Kali ini, mereka membuat dompet dan kantong/tas oleh-oleh.

Pengembangan plastik berbahan dasar rumput laut ini dimulai sejak 2020. Setelah berbulan-bulan melakukan penelitian, pada pertengahan 2021, Dosen Polikant Dr. Cenny Putnarubun, S.Pd, M.Si dan rekan-rekan penelitinya akhirnya menemukan bahan dasar dan formula yang tepat untuk pembuatan plastik ramah lingkungan.

Awalnya plastik tersebut digunakan sebagai pembungkus makanan (nasi bungkus), pembungkus olahan kering, dan sedotan (pipet) plastik satu kali pakai. Kini, dikembangkan lebih lanjut berupa dompet dan kantong/tas oleh-oleh.

Pembuatan dompet dan tas oleh-oleh ini diharapkan mendukung pengembangan Ohoidertawun sebagai salah satu destinasi wisata andalan di Kabupaten Maluku Tenggara.

“Selain produk (dompet dan tas oleh-oleh) ini ramah lingkungan. Produk ini juga unik, pertama kali produk oleh-oleh berbahan plastik rumput laut di sini (Maluku Tenggara),” ungkap Dr. Cenny kepada Suaradamai.com.

Pelatihan pembuatan dompet dan tas oleh-oleh dilaksanakan di Balai Ohoi/Desa Wisata Ohoidertawun, Kei Kecil, Maluku Tengara, Maluku, Kamis (30/11/2023). Polikant melibatkan puluhan ibu-ibu setempat dan sejumlah mahasiswa.

Adapun kegiatan ini merupakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh dosen Polikant, yakni Dr. Cenny Putnarubun, S.Pd, M.Si, Marthinus I. H. Hanoatubun, S.Pi, M.Si, dan Dr. Celcius Waranmasalembun, M.Si.

Ketua Tim PKM Dr. Cenny Putnarubun menjelaskan, kegiatan ini juga merupakan tindaklanjut Program Matching Fund 2022, yang juga dilaksanakan di desa yang sama pada Desember 2022 lalu.

Lewat Matching Fund, Polikant menggelar pelatihan pembuatan kantong plastik dan gelas plastik, dengan melibatkan Dinas Pariwisata Maluku Tenggara dan puluhan mahasiswa.

Polikant, lanjut Dr. Cenny, akan terus mendampingi /DesaOhoi Ohoidertawun sebagai Desa Wisata dengan mengembangkan lebih banyak jenis produk dari plastik rumput laut.

“Diharapkan ini juga menjadi satu usaha baru bagi desa ini. Kami akan selalu lakukan pendamingan,” ungkap Dr. Cenny.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ronald Tethool

Sosok inspiratif yang berhasil memajukan pariwisata Ngurbloat, Kepulauan Kei, Maluku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU