Selasa, September 29, 2020
Beranda Politeknik Perikanan Negeri Tual Bidang Akademik Polikant Targetkan Akreditasi Semua Prodi Tuntas Akhir Tahun Ini

Polikant Targetkan Akreditasi Semua Prodi Tuntas Akhir Tahun Ini

Rencananya, akhir tahun ini, 10 program studi yang ada di kampus biru itu sudah terakreditasi semua.


Langgur, suaradamai.com – Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) tengah berupaya meningkatkan kepercayaan publik melalui akreditasi program studi (Prodi) dan institusi.

Menurut rencana, akhir tahun ini, 10 program studi yang ada di kampus biru itu sudah terakreditasi semua.

Empat prodi D3 – Teknologi Budidaya Perikanan (TBP), Teknologi Penangkapan Ikan (TPI), Teknologi Hasil Perikanan (THP), dan Agribisnis Perikanan (AGP) – dan dua Prodi D4 – Agrowisata Bahari (AWB) dan Teknologi Kelautan (TKL) – sudah terakreditasi. (Baca: empat Prodi D3 dan dua Prodi D4 sudah terakreditasi).

Sementara itu, empat Prodi D4 lain seperti Bioteknologi, Manajemen Rekayasa Budidaya Laut (MRBL), Manajemen Rekayasa Perikanan Tangkap (MRPT), dan Manajemen Rekayasa Pengolahan Hasil Perikanan (MRPHP) akan dilakukan asesmen lapangan secara bertahap hingga akhir tahun ini.

Baca juga: Polikant Terima 494 Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2020-2021

Asesmen lapangan untuk enam Prodi D4 ini menggunakan kriteria 9. Dimana kriteria ini menilai hingga outcome atau dampak yang dilakukan oleh Prodi. Sedangkan kriteria yang lama hanya sebatas output.

Untuk diketahui, akreditasi empat Prodi D3 diperpanjang secara otomatis oleh sistem Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Hal ini dikarenakan, sesuai Permendikbud No. 5 tahun 2020 tentang akreditasi program studi dan perguruan tinggi, Prodi yang masa berakhir akreditasinya di atas tahun 2020, secara otomatis dilakukan perpanjangan oleh sistem. Sedangkan di bawah tahun 2020, harus dilakukan akreditas ulang atau reakreditasi. Empat Prodi D3 di Polikant masuk kategori pertama.

Setelah semua Prodi terakreditasi, selanjutnya Polikant mengajukan untuk akreditasi institusi.

Pembantu Direktur I Bidang Akademik Polikant Dani S. Royani menjelaskan, proses akreditasi butuh waktu yang tidak sedikit. Menurutnya, ada Kampus lain seperti Politeknik Negeri Kupang, butuh waktu dua tahun untuk proses akreditasi.

Baca juga: BEM Polikant Gelar Program Abdi Masyarakat di Dullah Laut

Hingga saat ini Polikant secara institusi belum terakreditasi karena ada penambahan enam program studi D4. Sementara sesuai aturan, untuk melakukan akreditasi institusi, harus 75% program studi di sebuah kampus sudah terakreditasi. “Dari tahun 2014 kita mengajukan akreditasi institusi. Tapi karena adanya Prodi baru, sehingga kita harus melakukan akreditasi Prodi dulu baru, baru ajukan akreditasi institusi,” jelas Dani ketika ditemui suaradamai.com di ruang kerjanya, Rabu (9/9/2020) lalu.

Asesmen lapangan Program Studi Teknologi Kelautan di ruang kerja Direktur Politeknik Perikanan Negeri Tual
Asesmen lapangan Program Studi Teknologi Kelautan di ruang kerja Direktur Politeknik Perikanan Negeri Tual

Akhir bulan ini, Polikant akan melakukan workshop tentang penyusunan dokumen akreditasi institusi. Tujuannya untuk memperkenalkan instrumen dokumen akreditasi yang baru. Dengan begitu dapat mempercepat proses asesmen lapangan dan akreditasi.

Ketua Satuan Penjamin Mutu Internal (SPMI) Polikant A. Malik Serang menambahkan, pihaknya menargetkan pada tahun 2021 pengusulan akreditasi institusi sudah dapat dilakukan. Itu juga tergantung pada proses akreditasi program studi yang diupayakan tuntas dalam tahun ini.

Baca juga :Manfaatkan PKM, Polikant Kembali Berdayakan Nelayan Tangkap Ohoi Namar

“Tugas kami SPMI adalah memastikan bahwa proses asesmen lapangan secara daring ini berjalan sesuai dengan pedoman yang dikeluarkan oleh BAN-PT. Kemudian kita juga harus memastikan bahwa seluruh data pendukung yang disiapkan harus bersesuaian dengan yang ada di Borang Akreditasi maupun di lampiran pedoman pelaksanaan asesmen lapangan secara daring,” jelas Malik.

Editor: Labes Remetwa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ARTIKEL TERPOPULER

Pemkot Tual Pulangkan 254 Pelaku Karantina: Terbanyak Mahasiswa

Wali Kota memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menasihati pelaku karantina yang sebagian besar adalah pelajar mahasiswa.

Pengukuhan Rat Merohoinean Berlangsung “Maryadat”

Sebelum prosesi pengukuhan, tetua adat melakukan ritual pembersihan dan penyucian dalam tiga ritual berbeda.

Kerajinan Tangan Warga Ohoiren Perlu Inovasi

Kerajinan tangan lokal mulai mengalami kemunduran karena tidak ada inovasi. Langgur, suaradamai.com – Industri kreatif seperti kerajinan tangan...

Tahun 2021, Warga Ohoi Wermaf Miliki Rumah Layak Huni

Pemerintah Ohoi (Desa) Wermaf tidak tanggung-tanggung mengalokasikan anggaran jumbo untuk rehab rumah warga. Elat,...

KOMENTAR TERBARU

error: Konten dilindungi !!