Produk UMKM Asal Malra Laris-manis di Makassar

Menindaklanjuti kegiatan pameran Baileo Exhibition di Makassar, Dekranasda Malra akan membuat pameran bersama ibu-ibu penggerak PKK dalam waktu dekat dan membuat toko ole-ole.


Langgur, suaradamai.com – Produk UMKM asal Kabupaten Maluku Tenggara laris-manis di Pameran Baileo Exhibition di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Maluku Tenggara berkesempatan mengikuti pameran yang digelar selama tiga hari itu, 4-6 Februari, dengan memamerkan sekitar 50 jenis produk UMKM.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Malra Eva Eliya Hanubun mengatakan, semua produk, terutama Enbal, yang dibawa dari Malra mendapat tempat di hati dan mulut orang-orang di Makassar.

“Alhamdulilah enbal sangat diterima oleh semua. Wali Kota Makassar sangat suka dengan enbal,” ungkap Eva kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (8/2/2022).

Eva menyebutkan, mereka memamerkan 50 jenis produk, dengan rincian satu jenis ada sekitar 100 kemasan. Produk tersebut antara lain, ada berbagai jenis enbal, stik rumput laut, krispi ikan, dan abon ikan.

“Dua hari saja selesai. Di hari ketiga itu masih ada yang minta tapi barang kita sudah habis,” kata Eva.

“Walaupun stand kita tidak terlalu besar tetapi peminatnya banyak sekali,” tambah Ketua Penggerak PKK Malra itu.

Eva pun mengaresiasi Gubernur dan Ketua Dekranasda Maluku atas kegiatan tersebut, sehingga enbal dan produk lainnya dari Maluku Tenggara bisa diperkenalkan di Makassar.

Buat Pameran dan Tempat Ole-Ole

Menindaklanjuti kegiatan pameran Baileo Exhibition tersebut, Eva mengatakan, Dekranasda Malra akan membuat pameran bersama ibu-ibu penggerak PKK dalam waktu dekat.

Kegiatan tersebut akan akan dipusatkan di Ohoi Elaar Lamagorang, dimana melibatkan seluruh Penggerak PKK di Maluku Tenggara.

“Elaar Lamagorang dipilih karena beberapa waktu lalu mereka yang menjuarai lomba 10 Program Pokok PKK tingkat kabupaten tahun 2021,” ungkap Eva.

Selain itu, Dekranasda Malra juga akan membuat toko ole-ole di Gedung Dekranasda yang terletak di depan Gota Supermarket, atau samping Dinas Pendidikan Malra.

Hal ini untuk menjawab kebutuhan ole-ole dari Kei oleh para wisatawan yang berkunjung di daerah tersebut.

“Di Kei kan belum ada toko ole-ole. Kita Dekranasda sementara menyiapkan itu,” kata Eva.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Molo Sabuang untuk Karawai-Dosinamalu disaksikan Bupati Kaidel dan Masyarakat Aru

Bupati Kaidel mengembalikan keputusan adat ini kepada Dewan Adat...

Legislator Roland Kasihiw: PDIP Berdiri Teguh Bersama Rakyat, Tolak Pilkada Lewat DPRD

"PDI perjuangan menolak Pilkada dipilih oleh DPRD, karena kedaulatan...

WFA Segera Diterapkan Pemkab Aru, Tingkatkan Efisiensi-Kurangi Biaya Operasional

Sistem WFA memungkinkan pegawai untuk bekerja 3 hari di...

Bupati Kaidel: Musyawarah Adat Solusi Konflik Perbatasan Desa

Dobo, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memimpin...