Rabu, Oktober 28, 2020

Pulihkan Ekonomi Daerah, TPID Malra Adakan “High Level Meeting”

Dalam rangkaian kegiatan ini juga, dilaksanakan penyaluran Program Sosial Bank Indonesia (PSBI), berupa bantuan pemberdayaan sektor pertanian.


Langgur, suaradamai.com – Dalam rangka memperkuat strategi pemulihan ekonomi daerah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Maluku Tenggara menggelar High Level Meeting (HLM) di ruang rapat Kantor Bupati Malra, Jumat (9/10/2020).

Pertemuan itu dipimpin oleh Bupati Maluku Tenggara selaku Ketua TPID, didampingi Ketua Harian TPID yang juga adalah Sekda Malra Ahmad Yani Rahawarin, dan Wakil Ketua I TPID dari Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku.

Dalam pidatonya, Bupati Thaher mengatakan bahwa kegiatan ini sangat strategis dalam rangka mendukung program pemulihan ekonomi daerah, yang ditempuh melalui tiga strategi, yaitu pengendalian inflasi, peningkatan kinerja sektor produktif dan pengendalian peredaran uang di masyarakat.

Melalui kegiatan hari ini, Bupati harap, dapat menemukan formula yang memungkinkan daya beli masyarakat tetap terjaga, produktivitas berkelanjutan dan sektor produktif yang kembali bergeliat.

“Tidak dapat dipungkiri bahwa Pandemi Covid-19 telah berdampak sangat serius terhadap perekonomian Global. Perekonomian Indonesia juga sudah berada di jurang resesi, yang tentu akan berdampak pada perekonomian di daerah,” jelas Bupati.

Hal ini, kata Bupati, kemudian menjadi kompleks, karena di saat bersamaan, masyarakat cenderung menahan uangnya dan tidak melakukan pengeluaran. Hal ini berakibat produk tidak terserap oleh pasar, yang jika terjadi pada rentang waktu tertentu akan memicu terjadinya gejolak dalam perekonomian.

Bupati menambahkan, kondisi-kondisi ini sangat berpengaruh pada tingkat inflasi, di samping variabel pasokan barang dan jumlah uang beredar yang juga berpengaruh.

“Data BPS per 1 Oktober 2020, menunjukkan bahwa pada Bulan September 2020, perhitungan lnflasi Kabupaten Maluku Tenggara yang mengacu pada sampel hitung Kota Tual mengalami lnflasi sebesar 0,21 persen. Sementara di saat yang bersamaan Kota Ambon mengalami Deflasi sebesar 0,21 persen,” ungkapnya.

Dalam teorinya, kondisi deflasi menunjukkan kelesuhan aktivitas ekonomi. Pun sebaliknya, inflasi yang terlampau tinggi akan berdampak buruk bagi perekonomian. ltulah sebabnya, inflasi harus terjaga dalam posisi yang stabil. Oleh karena itu, kata Bupati, TPID harus mampu mengeluarkan formula dan rekomendasi konstruktif yang dapat memastikan inflasi terkendali.

Bupati menambahkan, dukungan dan dorongan dari Bank Indonesia dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah, khususnya dalam masa pemulihan ekonomi akibat Pandemi Covid-19 sangat dibutuhkan.

“Dukungan ini juga sangat berarti bagi peningkatan kinerja TPID Kabupaten Maluku Tenggara. Saya harapkan TPlD dapat menjalankan fungsi koordinasi secara baik yaitu koordinasi internal OPD Teknis pemberdayaan ekonomi maupun koordinasi eksternal dengan pihak-pihak lainnya,” jelasnya.

Dalam rangkaian kegiatan ini juga, dilaksanakan penyaluran Program Sosial Bank Indonesia (PSBI), berupa empat paket bantuan pemberdayaan pertanian pengelola Bawang Goreng Ohoi Yafavun, Ohoi Kamear, dan Ohoi Watngon.

Di akhir kegiatan, Bupati menyerahkan cinderamata kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku dan penyerahan kenang-kenangan 1 lembar uang baru Rp 75.000 dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku kepada Bupati Maluku Tenggara.

Editor: Labes Remetwa


Perhitungan lnflasi Kabupaten Maluku Tenggara yang mengacu pada sampel hitung Kota Tual mengalami lnflasi sebesar 0,21 persen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ARTIKEL TERPOPULER

Pemkot Tual Pulangkan 254 Pelaku Karantina: Terbanyak Mahasiswa

Wali Kota memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menasihati pelaku karantina yang sebagian besar adalah pelajar mahasiswa.

Jalan Trans Pulau Kei Besar Resmi Jadi Proyek Prioritas Nasional

Selamat untuk seluruh masyarakat Maluku Tenggara. Kita tatap Maluku Tenggara yang lebih baik. Langgur/Jakarta, suaradamai.com – Kabar baik bagi...

Tharob: Varietas Bawang Merah Tajuk Lebih Baik dan Cocok di Kei

Bawang merah varietas tajuk yang diproduksi di Kei memiliki ciri yang sama seperti di Nganjuk, Jawa Timur. Langgur, suaradamai.com...

Kerajinan Tangan Warga Ohoiren Perlu Inovasi

Kerajinan tangan lokal mulai mengalami kemunduran karena tidak ada inovasi. Langgur, suaradamai.com – Industri kreatif seperti kerajinan tangan...

KOMENTAR TERBARU