Sabtu, April 4, 2020
Update Covid

Update CovidMaluku

Perkembangan terkini virus corona di Provinsi Maluku

Beranda Covid-19 Satu ODP di Maluku Dinyatakan Positif Covid-19

Satu ODP di Maluku Dinyatakan Positif Covid-19

Jumlah ODP maupun pasien dalam pengawasan (PDP) covid-19 di Provinsi Maluku terus bertambah mencapai 29 orang.


Ambon, suaradamai.com – Warga Maluku, khususnya Kota Ambon perlu mematuhi anjuran pemerintah tentang pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19. Pasalnya, salah satu pasien ODP (Orang Dalam Pemantauan) yang menjalani perawatan di RSUD M. Haulussy Ambon, resmi dinyatakan terjangkit Covid-19.

Seperti yang diikutip dari kabartimurnews.com, disebutkan satu pasien status orang dalam pemantauan (ODP) yang diisolasi di RSUD dr M. Haulussy Ambon positif corona.

Pasien positif corona itu diketahui merupakan warga Bekasi, Jawa Barat, yang telah menjalani isolasi selama sepekan di rumah sakit.

Dinyatakan positif corona setelah Dinas Kesehatan Maluku menerima hasil tes spesimen warga yang identitasnya dirahasiakan itu dari Balitbangkes Kementerian Kesehatan RI. Spesimen warga Bekasi itu dikirim ke Balitbangkes pada 15 Maret 2020.

Terungkapnya satu pasien positif corona dalam pertemuan tertutup disampaikan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy pada persidangan ke-51 Klasis GPM Pulau Ambon, Minggu (22/3/20).

Informasi tertutup itu akhirnya bocor ke publik.

“Saya mendapat informasi ODP warga asal Bekasi, hasilnya sudah keluar dan dinyatakan positif,” kata sumber menirukan ucapan Louhenapessy.

Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang beberapa kali dihubungi melalui telepon genggamnya tidak diangkat. Pesan pendek yang dilayangkan Kabar Timur untuk konfirmasi pasien positif corona juga tidak berbalas. Begitu juga panggilan telepon dan SMS tidak direspon Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Meikal Pontoh.

Sebelumnya pada Kamis (19/3), Kasrul dan Pontoh memastikan kesehatan Warga Bekasi yang dirawat sejak 14 Maret 2020 itu semakin membaik.

Statusnya dari pasien dalam pengawasan (PDP) diturunkan menjadi ODP. Begitu juga dua warga negara asal Jepang yang dikarantina di RSUD Haulussy sejak 16 Maret 2020 statusnya dari PDP diturunkan menjadi OPD.
Jumlah ODP maupun pasien dalam pengawasan (PDP) covid-19 di Provinsi Maluku terus bertambah mencapai 29 orang dan tersebar di lima kabupaten/kota. jumlah ODP Corona pada Jumat (20/3/20) sebanyak 17 orang meningkat menjadi 27 orang pada Sabtu (21/3).

Pontoh menyebutkan, jumlah ODP ini terbanyak di kabupaten Buru, yakni 10 orang dari sehari sebelumnya hanya satu orang, enam orang di Kota Ambon, enam orang di Kabupaten Kepulauan Aru, tiga di Kabupaten Seram Bagian Barat dan dua di Kota Tual.
“Khusus PDP juga bertambah satu orang. Dua orang dengan status PDP tersebut saat ini sedang menjalani isolasi di RSUD dr. Haulussy,” sebut Pontoh. (KT/tarsissarkol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

ARTIKEL TERPOPULER

Tinjau Tes CPNS, Bupati Malra: Cerdas Tapi Harus Teliti

“Cerdas tapi harus teliti dan kosentrasi dengan soal-soal yang ada. Sandarkanlah diri pada Tuhan,” ujar Bupati Malra M. Thaher Hanubun.

Tahun 2021, Warga Ohoi Wermaf Miliki Rumah Layak Huni

Pemerintah Ohoi (Desa) Wermaf tidak tanggung-tanggung mengalokasikan anggaran jumbo untuk rehab rumah warga. Elat,...

Inilah Hasil SKD CPNS Malra, Hari Ketiga

111 orang dinyatakan memenuhi passing grade. Langgur, suaradamai.com –  Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil  di lingkungan...

HUT Sekami Sedunia: Kerumunan yang Membawa Sukacita

Bupati Malra Muhammad Thaher Hanubun merasa bahagia layaknya seorang ayah yang disambut anak-anaknya di rumah usai pekerjaan yang melelahkan. Di balik itu,...

KOMENTAR TERBARU