Ambon,suaradamai.com – Kepala Sekolah SD Negeri 1 Galala, Anivera Marlina Barataman, menyatakan bahwa sekolah yang dipimpinnya telah siap menghadapi Ujian Nasional yang akan datang. Ia menjelaskan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) tidak dicantumkan dalam ijazah, namun tetap menjadi bagian dari persiapan siswa dalam menghadapi ujian yang berfokus pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika.
“Kita tidak bisa hanya menyerahkan siswa untuk belajar sendiri. Sejak jauh hari, seluruh persiapan sudah dilakukan dengan baik. Meski sistem ujian belum diketahui secara detail, siswa dan sekolah sudah siap dengan bekal pengetahuan yang dimiliki,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemantapan materi pembelajaran telah dilakukan secara berkelanjutan sejak awal tahun ajaran, tidak hanya melalui les tambahan. Selain itu, pihak sekolah juga telah menggelar pertemuan dengan orang tua murid yang mendapat respons positif.
Terkait kebutuhan buku pelajaran, pihak sekolah hanya memberikan rekomendasi, sementara pembelian dilakukan secara daring oleh orang tua sesuai kebutuhan masing-masing. Proses pembayaran hingga pengiriman buku juga diatur langsung oleh orang tua.
“Orang tua merupakan mitra penting dalam dunia pendidikan. Kerja sama yang baik sangat dibutuhkan agar anak-anak lebih siap dan fokus meraih cita-citanya. Sekolah tidak menuntut banyak hal, hanya perhatian orang tua dalam mendukung pembelajaran di rumah, sementara pembentukan karakter menjadi tanggung jawab sekolah,” jelasnya.
Anivera juga menekankan peran guru sebagai motor penggerak pendidikan. Menurutnya, kesiapan dan kecerdasan guru akan berdampak langsung pada kesiapan dan kualitas siswa.
“Guru yang cerdas akan menghasilkan siswa yang cerdas. Jika guru siap, maka siswa juga siap. Setiap upaya guru untuk kemajuan anak-anak akan selalu mendapat dukungan dari pihak sekolah dan pimpinan,” katanya.
Terkait pemenuhan gizi siswa, Anivera menyebutkan bahwa Program Makanan Bergizi (MBG) yang disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Maluku selama ini berjalan dengan baik dan tidak pernah menimbulkan keluhan. Bahkan, sejumlah siswa kerap meminta tambahan porsi, terutama siswa laki-laki yang sedang berada dalam masa pertumbuhan.
“Orang tua sangat mengapresiasi program ini karena sangat membantu. Bahkan, siswa sering bertanya kapan makanan akan dibagikan. Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Polda Maluku yang telah menyiapkan program ini dengan sangat baik,” pungkasnya.
