Sebanyak 26 KK Terima Ganti Untung Dampak Jalan Lingkar Seri-Hukurila

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sebanyak 26 Kepala Keluarga pada Negeri Naku dan Negeri Kilang, menerima ganti untung tanaman yang terkenal dsmpak dari pembuatan jalan lingkar Seri Hukurila.

Ganti untung tersebut diserahkan langsung oleh Penjabat Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena, pada saat apel pagi di Halaman Parkir Belakang, Balai Kota Ambon, Senin (6/11).

Wattimena mengatakan, ganti untung itu sebsar Rp. 774.942.531, kepada 26 Kepala Keluarga (KK) yang berasal dari dua negeri tersebut (Naku dan Kilang). Dengan pembagian per KK akan disesuaikan dengan banyaknya tanaman jangka panjang yang terkena penggusuran guna melaksanakan pembangunan jalan lingkar dimaksud.

“Dihari ini kita membagikan ganti untung tanaman kepada masyarakat (26 KK), sebagai akibat dari penggusuran. Masih ada sisa lagi yang masih belum diberikan. Kami berharap seluruh warga yang mendapatkan dampak dari pembangunan ini mendapatkan ganti untung,” ungkapnya.

Dibeberkannya, penyerahan ganti untung ini bukan terlambat diberikan kepada warga akan tetapi, di tahun-tahun sebelumnya dampak Covid-19 cukup besar bagi Kota ini, sehingga proses pelunasan baru dapat terlaksana di tahun 2023, dan akan diupayakan agar seluruh warga yang terkena dampak, ini mendapatkan hak mereka.

“Sisanya sudah dianggarkan di perubahan APBD, bulan depan kalau memungkinkan kita menyelesaikan sisanya. Terus sampai di Hukurila, seluruh warga yang terdampak kita akan mengantinya. Jalan itu dibangun diatas lahan milik masyarakat yang digusur karena itu menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota (Pemkot) untuk diganti,” tandasnya.

Untuk diketahui, penyerahan ini diserahkan dihadapan seluruh pimpinan OPD, ASN, dan tenaga Kontrak lingkup Pemkot Ambon.

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ronald Tethool

Sosok inspiratif yang berhasil memajukan pariwisata Ngurbloat, Kepulauan Kei, Maluku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU