Status PPKM Kota Ambon Turun Ke Level Dua

“Penambahan dua kasus konfirmasi Positif ini turut mempengaruhi turunnya status PPKM Kota Ambon dari level 1 ke level 2,” ungkap Pelupessy


Ambon, suaradamai.com– Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Ambon turun ke Level 2 (dua) sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam  Negeri (Inmendagri) Nomor 25 Tahun 2022 yang berlaku mulai 10 – 23 Mei 2022.

Sesuai Inmendagri terbaru tentang Pemberlakuan PPKM Level 3, level 2 dan level 1 serta pengoptimalan Posko penanganan COVID-19 tingkat Desa/Keluarahan di wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua tersebut disebutkan khusus untuk Provinsi Maluku wilayah Kabupaten/Kota dengan kriteria PPKM Level 2 (dua) masing – masing Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Kabupaten Buru, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), dan Kota Ambon.

Untuk Level 1 (satu) ada enam daerah yakni Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Kabupaten Buru Selatan (Bursel), dan Kota Tual.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Ambon, Wendy Pelupessy menjelaskan status PPKM Kota Ambon turun ke Level disebabkan adanya penambahan 2 (dua) kasus konfirmasi positif COVID -19 di Desa Nania, Kecamatan Baguala  dan Kelurahan Kudamati Kecamatan Nusaniwe.

“Penambahan dua kasus konfirmasi Positif ini turut mempengaruhi turunnya status PPKM Kota Ambon dari level 1 ke level 2,” ungkap Pelupessy

Dijelaskan dengan turunnya status PPKM Kota Ambon ini belum diketahui apakah turut bepengaruh pada skor dan zonasi Kota Ambon yang sementara  berada di zona Kuning (Resiko Rendah) dalam Peta Resiko Penyebaran COVID-19 di Provinsi Maluku, namun masyarakat diminta untuk tetap menjalankan protokol kesehatan.

“Jadi Protokol kesehatan wajib dijalankan, karena pandemi ini belum berakhir. Untuk skor dan zonasi nanti kita lihat lagi, apakah turut berpengaruh atau tidak karena PPKM level 2 ini berlaku selama dua minggu kedepan,” terang Kadinkes


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU