Tamnge Terima Penilaian Kepatuhan Pelayanan Publik Ombudsman: Disdukcapil Nilai Tertinggi

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ombudsman memberikan nilai tertinggi sekaligus penghargaan bagi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tual.


Tual, suaradamai.com – Wakil Wali Kota Tual Usman Tamnge menerima dokumen penilaian tentang kepatuhan dalam pelayanan publik dari Ombudsman RI Perwakilan Maluku. Dokumen penilaian tersebut diterima di Ruang Rapat Kantor Ombudsman RI Perwakilan Maluku, Senin (6/2/2023).

Secara sederhana, dokumen penilaian tersebut merupakan hasil evaluasi dari Ombudsman terhadap kualitas pelayanan publik di lingkup Pemkot Tual.

Di Kota Tual, ada lima OPD dan dua Puskesmas yang menjadi objek penilaian, yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Pendidikan, Puskesmas Un, dan Puskesmas Taar.

Sesuai hasil evaluasi, Ombudsman memberikan nilai tertinggi sekaligus penghargaan bagi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tual.

Secara berurutan kualitas pelayanan publik dari lima OPD dan dua Puskesmas di Tual adalah sebagai berikut:

  1. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan nilai 69.56
  2. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dengan nilai 64.69
  3. Dinas Kesehatan dengan nilai 56.68
  4. Puskesmas Taar dengan nilai 52.02
  5. Dinas Pendidikan dengan nilai 47.34
  6. Puskesmas Un dengan nilai 47.31
  7. Dinas Sosial dengan nilai 46.25

“Penilaian mendorong perbaikan peningkatan kualitas pelayanan publik serta pencegahan terhadap maladministrasi melalui pemenuhan standar pelayanan, pemenuhan sarana prasarana, peningkatan kompetensi penyelenggara layanan, serta kualitas pengelola pengaduan pada tiap unit pelayanan publik baik di pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” ungkap Kepala Ombudsman Maluku Hasan Slamat menjelaskan tujuan penilaian.

Mengenai penilaian di Pemerintah Kota Tual, Hasan mengungkapkan bahwa Pemkot Tual sendiri mengalami peningkatan dari zona merah ke zona kuning.

“Ada kemajuan karena sebelumnya itu Pemkot Tual berada pada zona Merah dalam hal kepatuhan Pelayanan publik. Ini ada peningkatan dari zona merah ke zona kuning,” ujarnya.

Kemudian, ia menjelaskan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan Pemerintah Kota Tual belum bisa meraih zona hijau yaitu minimnya sumber daya serta website pada instansi-instansi tersebut.

Wakil Walikota Tual, Usman Tamnge menjelaskan bahwa penyerahan hasil penilaian dan pemberian penghargaan adalah sebagai motivasi agar ke 5 OPD tersebut terus memperbaiki kinerja sehingga bisa mendapatkan hasil penilaian yang lebih baik di tahun 2023.

“Kami akan lakukan pembenahan dan melengkapi sisi kekurangan kami sebagai penyelenggara pelayanan publik,” ujarnya.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ronald Tethool

Sosok inspiratif yang berhasil memajukan pariwisata Ngurbloat, Kepulauan Kei, Maluku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU