Gedung CAT Malra dibangun untuk menjadi tempat seleksi CPNS, memakan anggaran sebesar sekitar Rp3,5 miliar.
Langgur, suaradamai.com – Gedung Computer Assisted Test (CAT) milik Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Pemkab Malra) tampak tak terurus.
Pantauan Suaradamai.com, gedung yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp3,5 miliar itu telah mengalami kerusakan ringan pada plafon bagian luar.
Sisa-sisa plafon yang rusak, jatuh dan berserakan di bagian luar gedung sebelah barat.
Selain itu, tampak rumput dan ilalang bertumbuh menutupi sebagian rabat bangunan yang diresmikan oleh mantan Gubernur Maluku Murad Ismail pada 2023 lalu itu.
Jika dilihat ke dalam, tampak peralatan masih baru. Plastik-plastik juga masih membungkus rapi sejumlah meubeler dalam gedung tersebut.
Di bagian belakang dalam, deretan komputer-komputer “niwi” duduk manis di atas meja-meja yang berderet.
Sementara di halaman bagian depan, kabel listrik tergantung lesuh. Jaraknya dengan tanah hanya sekitar 1,5 meter.
Tahun ini, gedung CAT Malra belum bisa dinyatakan layak sebagai tempat seleksi CPNS. Sehingga pelaksanaan kegiatan itu digelar di Poltekkes Kemenkes Maluku Prodi Keperawatan Tual.
Pemilihan Poltekkes Kemenkes berdasarkan rekomendasi Panselnas karena telah memenuhi syarat standar fasilitas CAT Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Sesuai informasi yang kami himpun, pembangunan gedung tersebut memang belum selesai. Gedung itu dibangun oleh Pemkab Malra melalui Dinas Pendidikan.
Pembangunan gedung tersebut sebenarnya direncanakan lanjut tahun ini. Namun, karena keterbatasan anggaran, pembangunannya belum bisa diteruskan.
Menurut salah satu sumber yang tak mau disebutkan namanya, Pemkab Malra belum mampu menyelenggarakan seleksi CPNS tahun ini di gedung tersebut karena terkendala jaringan internet.
Daya tampung dan fasilitas
Gedung CAT berlokasi di lingkungan Kantor Bupati baru di Jalan Langgur-Debut, depan Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Gedung ini memiliki daya tampung 100 orang.
Saat ini, tersedia 50 unit komputer. Selain itu, fasilitas lain yang sudah tersedia seperti meubeler dan perabot, peralatan operator dan studio, CCTV, perangkat keamanan, pendingin ruangan, dan beberapa perangkat lainnya.
Suaradamai.com telah berupaya mengkonfirmasi terkait pembangunan, pemeliharaan, dan pengelolaan gedung CAT Malra ke Dinas Pendidikan setempat.
Kepala Dinas Pendidikan Malra Umar Hanubun belum merespon pesan WhatsApp yang kami kirim. Pesan untuk permintaan kesediaan wawancara itu hanya dibaca.
Editor: Labes Remetwa
