Teknisi Laboratorium Fishing Ground Bekali Mahasiswa Prodi TPI

“Prinsip saya lebih kepada memotivasi mahasiswa dalam melihat dan melakukan, daripada melihat namun tidak melakukan sama halnya dengan mendengar tapi tidak melihat,” kata Tehupeiory.


Langgur,suaradamai.com – Teknisi laboratorium fishing ground, Evert Tehupeiory memberikan pembekalan tentang teknik perbaikan alat tangkap jaring pada mahasiswa Politeknik Negeri Tual, Program Studi Teknologi Penangkapan Ikan (TPI), Rabu (17/3/2021).

Tehupeiory mengatakan, tujuan praktek itu adalah untuk mengetahui cara membuat, memotong, dan menyambung jaring.

“Ada tiga cara pemotongan jaring yang harus diketahui mahasiswa yaitu pemotongan mesh, pemotongan bar, dan pemotongan point.” Jelas dia.

Tehupeiory menjelaskan ketiga pola pemotongan tersebut dapat dikombinasi menjadi beberapa jenis, yaitu point – bar, mesh – bar, dan point – mesh.

Lebih lanjut, Ia mengatakan alat potong yang dapat digunakan untuk memperbaiki jaring bisa berupa gunting, pisau, ataupun cutter. Selain itu, untuk bahan-bahan adalah benang jarrng, tali, pelampung, dan pemberat.

Dalam sistem perbaikan mata jaring, mahasiswa harus mampu menentukan bentuk-bentuk kerusakan pada lembaran jarring.

“Apabila ada jaring yang rusak, mereka mampu memperbaiki. Bagi saya, mereka harus paham bagaimana memulai dan mengakhiri perbaikan Jaring. Hal itu sangat penting,” ujar dia.

Tehupeiory mengaku mahasiswa lebih tertarik melakukan praktek, ketimbang mengajar di dalam kelas. Hal itu sering ia lakukan untuk memperkaya pengalaman mereka ketika turun magang.

“Prinsip saya lebih kepada memotivasi mahasiswa dalam melihat dan melakukan, daripada melihat namun tidak melakukan sama halnya  dengan mendengar tapi tidak melihat,” pungkas Tehupeiory.

Editor: Petter Letsoin


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU