Tim Satgas Covid-19 Malra Gelar Rakor Bahas Capaian Vaksinasi

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

“Yang kita harapkan sesuai keinginan, baik ketua satgas, wakil ketua satgas adalah data vaksinasi itu data riil. Artinya sudah dilakukan pendataan vaksinasi dosis I dan II, pada masing-masing ohoi di setiap kecamatan,”jelas Notanubun.


Langgur, suaradamai.com – Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, Kabupaten Maluku Tenggara menggelar rapat koordinasi (Rakor) yang berlangsung di aula Kodim 1503/Tual, Kamis (18/11/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Malra, dr. Ketty Notanubun, yang ditemui menjelaskan, tujuan pelaksanaan rakor tersebut adalah untuk mengetahui data realisasi vaksin Covid-19, dan juga untuk membahas percepatan vaksinasi sesuai instruksi Bupati tentang target vaksin di setiap kecamatan dan desa.

“Yang kita harapkan sesuai keinginan, baik ketua satgas, wakil ketua satgas adalah data vaksinasi itu data riil. Artinya sudah dilakukan pendataan vaksinasi dosis I dan II, pada masing-masing ohoi di setiap kecamatan,”jelas Notanubun.

Sesuai data yang ada, kata Kadinkes, total sasaran vaksinasi di Kabupaten Maluku Tenggara sebanyak 93.569 jiwa. Proses vaksinasi dosis tahap 1 capai 48,30 persen, sedangkan dosis tahap 2 capai 24,57 persen.

 “Camat perlu mendata dengan baik apakah data itu riil atau tidak. Misalnya di satu Ohoi ada 200 sasaran, dari sasaran ini berapa yang sudah divaksin, berapa yang vaksin diluar daerah, sehingga kita bisa mengetahui bahwa di Malra walaupun yang riil di daerah ini kita vaksin tetapi belum mencapai 70%,” pungkasnya.

Rakor tersebut dihadiri oleh Kasdim 1503/Tual Mayor Infanteri Isak Jampormase, staf ahli Bupati, kepala Dinas kesehatan Malra, Pimpinan OPD, dan juga 11 pimpinan kecamatan.

Editor: Petter Letsoin


Baca juga:

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ronald Tethool

Sosok inspiratif yang berhasil memajukan pariwisata Ngurbloat, Kepulauan Kei, Maluku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU