Toffi Minta Maaf dan Jamin Akan Salurkan Bantuan Beras Raskin ke Wassar

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Selama enam bulan, bantuan beras raskin mengendap di rumah mantan penjabat kepala ohoi.


Langgur, suaradamai.com – Teka-teki keberadaan bantuan beras untuk rakyat miskin (Raskin) per Desember 2023 yang diperuntukan bagi masyarakat di Ohoi/Desa Haar Wassar, Kecamatan Kei Besar Utara Timur, Kabupaten Maluku Tenggara, akhirnya terjawab.

Bantuan beras yang disalurkan pada Desember 2023 lalu itu ternyata selama ini tersimpan dengan baik di rumah mantan Pj. Kepala Ohoi Wassar Fransisko Toffi, di Kompleks Pokarina, Langgur, Kecamatan Kei Kecil.

Awalnya bantuan itu sudah akan disalurkan oleh Kantor Pos Tual ke Ohoi Wassar pada 24 Desember lalu. Namun, karena terkendala transportasi pengangkut, beras tersebut kemudian diantar kembali ke Langgur.

“Saat itu kan cuaca (hujan, angin kencang). Jadi kami pakai kapal kayu milik orang Tayando. Pas sampai di depan Wassar, meti (air surut). Jadi kapal tidak bisa sandar. Saat itu juga tidak ada speedboat dari Wassar untuk mengangkut beras ke darat,” tutur staf penyalur Kantor Pos Tual Alfin Welerubun dalam pertemuan klarifikasi di Kantor Pos Tual, Senin (10/6/2024).

Alfin menambahkan, ketika itu mereka sempat menggunakan speedboat milik warga Haar Ohoimel, tetapi untuk keperluan koordinasi dengan ohoi-ohoi yang menerima bantuan, termasuk Haar Wassar. Selain itu, juga untuk menyalurkan bantuan PKH.

Bersamaan dengan itu, speedboat yang digunakan juga membawa satu karung beras ke rumah Sekretaris Desa Haar Wassar Silpianus Rahawarin. Di sana Alfin mendokumentasikan penyerahan bantuan beras secara simbolis dan penandatanganan tanda terima.

Beras yang sama kemudian dibawa kembali ke kapal motor yang berlabuh di laut. Pihak Kantor Pos pun menunggu – selama sekitar dua jam – speedboat pengangkut dari Wassar untuk datang mengambil beras.

Sementara itu, Alfin sudah menggunakan speedboat dari Haar Ohoimel tadi untuk berkoordinasi lanjut ke ohoi-ohoi lain.

Baru pada 27 Desember, Alvin menemukan bahwa bantuan beras tersebut ternyata tidak diturunkan di Wassar. Ia kemudian berkoordinasi dengan mantan Pj. Kepala Ohoi Haar Wassar Fransisko Toffi.

Toffi mengarahkan agar bantuan itu diantar ke rumahnya di Pokarina, dengan tujuan apabila masyarakat dari Haar ke Langgur, bisa langsung mengambil bantuan tersebut di rumahnya.

Cerita tentang proses penyaluran beras ini terungkap dalam pertemuan klarifikasi di Kantor Pos Tual tadi siang, Senin (10/6/2024).

Mantan Penjabat Kepala Ohoi Haar Wassar Fransisko Toffi, yang juga hadir dalam pertemuan, mengakui hal tersebut. Ia mengatakan bahwa bantuan beras sebanyak 69 karung 10 kg tersebut sampai sekarang masih ada di rumahnya.

Pada kesempatan itu, ia pun meminta maaf kepada masyarakat Haar Wassar, khususnya kepada Tokoh Pemuda Hilarius Sebenan alias Yoris, yang mengusut masalah ini. Bagi dia, tindakan Sebenan menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat di kampung.

Toffi pun menyatakan bahwa dia yang bertanggungjawab atas persoalan ini. Dia menjamin akan menyalurkan beras itu ke Wassar dalam waktu dekat.

Sementara itu, Pj. Kepala Ohoi Haar Wassar Remon Rahalus yang juga hadir dalam pertemuan, meminta agar masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan. Selanjutnya ia akan menyampaikan duduk perkara ini kepada masyarakat di kampung.

Setelah rapat, Toffi dan Sebenan berjabat tangan, berpelukan, dan berdamai.

Dalam rapat tersebut, turut hadir Ketua Satgas Kantor Pos Tual Marsel Baura, Sekretaris Satgas Reymond Hadulu, dan Sekretaris Desa Haar Wassar Silpianus Rahawarin.

Mantan Pj. Kepala Ohoi Wassar Frasnsisco Toffi (kiri) dan Tokoh Pemuda Haar Wassar Hilarius Sebenan (kanan), berjabat tangan usai rapat klarifikasi bantuan beras Raskin di Kantor Pos Tual, Senin (10/6/2024). Foto: Labes Remetwa
Mantan Pj. Kepala Ohoi Wassar Frasnsisco Toffi (kiri) dan Tokoh Pemuda Haar Wassar Hilarius Sebenan (kanan), berjabat tangan usai rapat klarifikasi bantuan beras Raskin di Kantor Pos Tual, Senin (10/6/2024). Foto: Labes Remetwa

Kesepakatan

Usai pertemuan klarifikasi, para pihak yang hadir kemudian menandatangani berita acara. Ada tiga poin kesepakatan dalam dokumen tersebut.

Salah satunya adalah bahwa penyaluran beras pada bulan Desember 2023, telah diterima oleh mantan Pj. Haar Wassar dan bersedia mempertanggungjawabkannya.

Kedua, segala bentuk penyaluran bantuan beras ke Ohoi Haar Wassar merupakan tanggung jawab penuh mantan Pj. Haar Wassar Fransisko M. Toffy kepada Pj. Haar Wassar Remon Rahalus, untuk disampaikan kepada masyarakat dan mengklarifikasi kepada media, dan bukan lagi menjadi tanggungjawab PT. Pos Indonesia Cabang Tual.

Sebagai informasi, Suaradamai.com akan mengawal terus proses penyaluran ini hingga sampai di tangan oleh masyarakat penerima manfaat di Haar Wassar.

Editor: Labes Remetwa


Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ronald Tethool

Sosok inspiratif yang berhasil memajukan pariwisata Ngurbloat, Kepulauan Kei, Maluku.

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU