TP-PKK Kecamatan dan Ohoi Harus Mendorong Peran Kelompok Dasawisma

Kelompok Dasawisma dibentuk untuk mempermudah implementasi 10 Program Pokok PKK.


Langgur, suaradamai.com – Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) Eva Eliya Hanubun meminta TP-PKK Kecamatan dan Ohoi, agar mendorong berfungsinya kelompok-kelompok Dasawisma. Itu agar setiap tahun secara rutin melaksanakan salah satu tugasnya, yaitu pencatatan.

Menurut Eva, dari rekapan data-data kelompok dasawisma tersebut bisa ditemukan peta permasalahan ohoi. Data ini kemudian digunakan sebagai sumber perencanaan dan pelaporan ke TP-PKK di atasnya.

“Pemerintah ohoi setempat dapat menggunakan data ini sebagai dokumen sumber perencanaan di ohoi,” tambah Eva, dalam sambutannya pada acara Pelantikan Ketua dan Pengurus TP-PKK serta Penyerahan SK Kelompok-kelompok Dasawisma dan Pengukuhan Bunda PAUD Ohoi (Desa) Wearlilir Kecamatan Kei Kecil, Sabtu (29/1/2022).

Eva mengungkapkan, Pelantikan Ketua Dan Pengurus TP-PKK Ohoi (Desa) Wearlilir adalah dalam rangka memberikan penguatan terhadap kelembagaan TP-PKK Kecamatan Kei Kecil dan Ohoi Wearlilir.

“Penguatan kelembagaan TP-PKK di semua jenjang kepengurusan merupakan langkah awal bagi optimalisasi tugas dan fungsi Tim Penggerak PKK pada setiap wilayah pemerintahan,” terang Eva.

Selain itu, optimalisasi tugas dan fungsi TP-PKK diharapkan lebih efektif dan berjalan dengan baik, sehingga mampu mendorong berfungsinya kelompok-kelompok Dasawisma.

“Saya berharap, di samping TP-PKK Ohoinya dapat berfungsi dengan baik, juga dibarengi dengan berfungsinya kelompok-kelompok Dasawisma,” tandas Eva.

Dengan demikian, langkah pertama yang harus diagendakan oleh TP-PKK Ohoi adalah penyusunan Program Kerja TP-PKK Ohoi yang mengutamakan pada revitalisasi kelompok-kelompok Dasawisma yang terdiri dari 10-20 KK yang bertetangga. Kelompok ini, kata Eva, dibentuk untuk mempermudah implementasi 10 Program Pokok PKK.

Pengurus kelompok Dasawisma yang telah dipilih dari dan oleh anggotanya, memiliki tugas untuk memberikan penyuluhan, menggerakan, dan mencatat kondisi keluarga yang ada dalam kelompoknya seperti adanya ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, orang sakit, orang buta huruf, anak-anak usia PAUD yang belum mengikuti PAUD, pasangan usia subur yang belum mengikuti KB, rumah kurang sehat, termasuk program pemerintah dalam rangka mencegah menyebarnya virus corona yaitu vaksinasi.

Untuk itu, kepada semua TP-PKK di wilayah Kabupaten Malra agar dapat bekerja sama dengan semua pihak untuk mempercepat capaian program vaksinasi tersebut.

“Alhamdulillah puji Tuhan Kabupaten Malra telah berada pada zona hijau, yakni sudah berada di atas 70 persen vaksinasi,” ungkap Eva.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU