Tradisi Karnaval Hadrah Jelang Idul Adha, Warga Batu Merah Antusias Menyambut

Ambon, suaradamai.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Pemerintah Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, kembali menggelar tradisi karnaval Hadrah atau Hadrat. Tradisi ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari adat dan budaya masyarakat setempat.

“Karnaval ini sudah menjadi tradisi adat dan istiadat di Negeri Batu Merah. Ini sudah turun-temurun dari nenek moyang atau orang tua kami,” ungkap Sekretaris Negeri Batu Merah, Arlis Lisaholet, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Jumat (25/4/2025).

Meski zaman terus berkembang dan teknologi semakin canggih, antusiasme masyarakat Batu Merah terhadap pelaksanaan tradisi ini tetap tinggi. Hal ini terlihat dari tingginya partisipasi warga, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

“Ke depannya, Karnaval Hadrah ini akan terus dijaga dan dilestarikan sebagai bentuk penghargaan terhadap warisan leluhur yang selalu dilakukan menjelang Hari Raya Idul Adha,” jelasnya.

Arlis menyampaikan bahwa secara umum, konsep Karnaval Hadrah dari tahun ke tahun tidak mengalami perubahan signifikan. Namun tahun ini, perayaan akan dibuat lebih semarak untuk meningkatkan kemeriahan tradisi tahunan tersebut.

“Untuk konsep tahun ini pasti akan lebih meriah, tergantung kreativitas panitia pelaksana. Tapi saya pastikan akan jauh lebih semarak dari tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arlis menambahkan bahwa Pemerintah Negeri Batu Merah juga akan menyediakan 15 hingga 20 ekor hewan kurban yang akan dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima.

“Kami siapkan 15 sampai 20 ekor hewan kurban, dan akan dibagikan kepada sekitar 300 hingga 500 warga yang layak. Selain itu, kami juga menerima bantuan hewan kurban dari Pemerintah Negeri Passo dan Negeri Ema,” tutupnya.


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Molo Sabuang untuk Karawai-Dosinamalu disaksikan Bupati Kaidel dan Masyarakat Aru

Bupati Kaidel mengembalikan keputusan adat ini kepada Dewan Adat...

Legislator Roland Kasihiw: PDIP Berdiri Teguh Bersama Rakyat, Tolak Pilkada Lewat DPRD

"PDI perjuangan menolak Pilkada dipilih oleh DPRD, karena kedaulatan...

WFA Segera Diterapkan Pemkab Aru, Tingkatkan Efisiensi-Kurangi Biaya Operasional

Sistem WFA memungkinkan pegawai untuk bekerja 3 hari di...

Bupati Kaidel: Musyawarah Adat Solusi Konflik Perbatasan Desa

Dobo, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memimpin...