Tujuh Fraksi DPRD Malra Setujui Ranperda RAPBD Tahun 2022 Jadi Perda

Fraksi NasDem, Gerindra, Perindo, PAN, Demokrat-PKS, Gotong Royong, dan PKB menerima dan menyetujui Ranperda APBD tahun 2022 ditetapkan menjadi Perda.


Langgur, suaradamai.com – Tujuh Fraksi di DPRD Kabupaten Maluku Tenggara menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Persetujuan itu diambil dalam rapat paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi di ruang sidang utama DPRD Malra, Selasa (30/11/2021).

Tujuh Fraksi yang menerima dan menyetujui yakni Fraksi NasDem, Gerindra, Perindo, PAN, Demokrat-PKS, Gotong Royong (terdiri atas Partai PDI Perjuangan, PPP, Garuda, dan PKPI), dan PKB (terdiri atas Partai PKB dan Hanura).

Usai penyampaian pendapat akhir fraksi, Wakil Ketua II DPRD Malra Yohanis Bosko Rahawarin, sebagai pimpinan sidang, memberikan kesempatan kepada Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) membacakan postur APBD tahun 2022.

Kepala BKAD Malra Rasyid menjelaskan, APBD Malra tahun 2022 terdiri atas, pendapatan daerah, belanja daerah, dan pembiayaan daerah.

Pendapatan daerah, lanjut Rasyid, dianggarkan sebesar Rp924,3 miliar. Belanja dianggarkan sebesar Rp979,5 miliar. Selisih antara pendapatan dan belanja terjadi defisit sebesar Rp55,3 miliar.

Kemudian penerimaan pembiayaan daerah dianggarkan sebesar Rp120,3 miliar. Pengeluaran pembiayaan dianggarkan sebesar Rp65 miliar. Dengan demikian, pembiayaan netto dianggarkan sebesar Rp55,3 miliar.

“Sisa Lebih Anggaran Pembiayaan (SILPA) tahun 2022 dirancang nihil,” jelas Rasyid.

Usai pembacaan postur APBD, rapat diskors dan akan dilanjutkan dengan penyampaian sambutan Bupati.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU