Dari informasi yang beredar, kejadian ini terjadi di sekolah TK Negeri Pembina Kota Tual 16 Oktober 2025 kemarin.
Langgur, suaradamai.com – Viral di media sosial facebook kemunculan ulat dalam menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sebuah sekolah di Kota Tual, Kamis (16/10/2025).
Dari informasi yang beredar, kejadian ini terjadi di sekolah TK Negeri Pembina Kota Tual 16 Oktober 2025 kemarin.
Postingan akun facebook Bundaalexaldoalda Rahantoknam Julie (JR) mengkonfirmasi hal tersebut. Dalam unggahannya ia menulis Kota Tual TK NEGERI PEMBINA KOTA TUAL (Belakang Walikota).
“YAYASAN PELANGI. Selalu bermasalah soal MBG ada mengapa dengan kalian? Kalau tidak mampu menangani proyek MBG mundur sudah, berdosa buat makanan selalu urusan dengan ulat dan belatung ini,” tulisnya.
Dari unggahan tersebut netizen sontak memberikan berbagai reaksi, salah satunya datang dari akun milik @Fitri Kurnia.
“Astaga eee kamong siapkan makanan yang aneh bergizi par anak-anak saja itu. Stop sudah kalau seng mampu kelola. Bagusnya dana langsung ke sekolah saja supaya guru nanti yang tunjukin orang tua yang bisa masak untuk anak-anak setiap sekolah kelola dana MBG sendiri sudah,” tulisnya.
Komentar serupa datang dari akun @Dit Tan “Penanggung jawab atau petugas yang menyediakan makanan itu harus diminta pertanggungjawaban,” cecarnya.
Nampak komentar juga datang dari Ketua Komisi IV DPRD Maluku yang menggawangi Kesehatan dan Pendidikan, dengan akun @Saudah Tetthol dirinya bertanya “kapan ini,” tulisnya.
Hingga berita ini tayang, unggahan ini sudah mendapatkan, 40 like, 29 komentar, 10 kali dibagikan, dan 3.3 ribu kali penayangan.
Sementara itu, Sekretaris Satgas MBG Kota Tual Darnawati Amir, yang dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp mengarahkan suaradamai.com untuk komunikasi dengan pihak yayasan.
“Silakan konfirm ke Yayasan Pelangi, tapi ini menunjukkan higienitas yang buruk,” kesalnya.
Menurutnya, batas tanggal 30 jika Sertifikat Layak dan sanitasi higiene tidak ada maka, BGN akan tutup.
‘Terkait masalah ini, Pemkot Tual hanya berprinsip, makanan yang disediakan harus sehat dan aman dikonsumsi bagi anak,” pungkasnya.
Editor: Labes Remetwa
Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Politeknik Perikanan Negeri Tual





