Dengan peresmian tersebut, pelayanan oleh Kantor ATR/BPN Teluk Bintuni mulai efektif dilaksanakan di kantor yang baru diresmikan.
Bintuni, suaradamai.com – Wakil Bupati Teluk Bintuni Joko Lingara dan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Papua Barat John Wiclif Aufa, meresmikan Kantor Pertanahan Kabupaten Teluk Bintuni.
Kegiatan tersebut berlangsung di kantor baru yang terletak di Jalan Manokwari-Bintuni, Distrik Manimeri, Kabupaten Teluk Bintuni, Kamis (24/4/2025). Sebelumnya kantor ini berlokasi di Kelurahan Bintuni Barat, Distrik Bintuni.
Acara peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Wakil Bupati Linggara dan Kakanwil BPN Papua Barat.
Turut hadir Ketua DPRK Teluk Bintuni Romilus Tatuta, Sekda Frans N. Awak, Ketua LMA Tujuh Suku Maten Wersin, Ketua DAP III (Doberay) Yan Viktor Kamisopa, dan para Kepala Kantor Pertanahan se-Provinsi Papua Barat.
Dengan peresmian tersebut, pelayanan oleh Kantor ATR/BPN Teluk Bintuni mulai efektif dilaksanakan di kantor yang baru diresmikan.
Wakil Bupati Teluk Bintuni Joko Lingara berharap, kehadiran gedung kantor ini turut meningkatkan kinerja yang baik untuk menghasilkan dokumen-dokumen agraria yang mendukung program pembangunan.
Selain itu berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya di sektor pemukiman, infrastruktur, dan investasi.
Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Teluk Bintuni Bambang Sabta Nugraha menjelaskan, gedung yang baru diresmikan ini memiliki luas 350 meter persegi.
Dikerjakan selama tiga bulan, pembangunannya memakan biaya Rp2,7 miliar bersumber dari Kementerian ATR/BPN tahun 2024.
Kantor Pertanahan Teluk Bintuni, lanjut Bambang, didirikan di atas tanah seluas 1 hektare. Ini menjadikannya sebagai Kantor Pertanahan dengan lahan terluas, dari luas lahan Kantor Pertanahan lain di Provinsi Papua Barat.
Adapun lahan tersebut merupakan hibah Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni. Selain lahan, Kantor Pertanahan Teluk Bintuni juga mendapat bantuan mobil dinas dan drone untuk operasional dan pengambilan foto dari udara.
Editor: Labes Remetwa









