“Penghargaan ini bukan untuk saya sendiri, tetapi untuk seluruh masyarakat Ambon, khususnya perempuan-perempuan hebat yang terus berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Jakarta, suaradamai.com – Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, mendedikasikan penghargaan Puspa Adhikara 2026 yang diterimanya dalam ajang Anugerah Puspa Bangsa 2026 untuk seluruh perempuan di Kota Ambon.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni yang digelar oleh Kompas TV di Menara Kompas, Senin (13/4/2026) malam.
Dalam pernyataannya, Ely menyampaikan rasa syukur sekaligus menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan semata pencapaian pribadi, melainkan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
“Penghargaan ini bukan untuk saya sendiri, tetapi untuk seluruh masyarakat Ambon, khususnya perempuan-perempuan hebat yang terus berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Menurutnya, peran perempuan saat ini semakin strategis di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga kehidupan sosial kemasyarakatan.
Ia menilai, keterlibatan aktif perempuan menjadi kunci penting dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Perempuan harus berani tampil, berdaya, dan terus berkarya. Dari tangan perempuan, lahir perubahan-perubahan besar bagi masyarakat,” tegasnya.
Ely juga mengajak perempuan di Kota Ambon untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan tidak ragu mengambil peran dalam ruang-ruang pengambilan keputusan.
Ia berharap penghargaan yang diraih dapat menjadi motivasi sekaligus inspirasi bagi generasi perempuan untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
Penghargaan Puspa Adhikara sendiri diberikan kepada perempuan yang dinilai memiliki kepemimpinan kuat, pengaruh signifikan, serta kontribusi nyata di bidangnya.
Sementara itu, Anugerah Puspa Bangsa 2026 merupakan bentuk apresiasi terhadap perempuan-perempuan inspiratif di Indonesia yang berkiprah di berbagai sektor strategis, mulai dari kepemimpinan publik, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga sosial dan lingkungan.
Melalui ajang ini, diharapkan semakin banyak perempuan Indonesia yang terdorong untuk berperan aktif dan menjadi bagian dari perubahan menuju masa depan bangsa yang lebih maju.
